Golkar NTT Bentuk Satgas Anti Korupsi dan Human Trafficking

Partai Golongan Karya (Golkar) Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak mentolerir terhadap praktek korupsi dan human trafficking di daerah ini.

Golkar NTT Bentuk Satgas Anti Korupsi dan Human Trafficking
Pos Kupang/Oby Lewanmeru
Melki Laka Lena 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Partai Golongan Karya (Golkar) Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak mentolerir terhadap praktek korupsi dan human trafficking di daerah ini.

Guna mencegah kedua persoalan ini, Golkar telah membentuk satuan tugas (satgas) human trafficking dan Satgas anti korupsi.

Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melky Laka Lena, pada kegiatan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Partai Golkar NTT di Ballroom Swissbellin Hotel, Kupang, Jumat (25/5/2018) lalu mengatakan, Golkar menunjukan keseriusannya untuk memberantas kedua penyakit yang kerap terjadi di NTT bukan sebatas wacana tapi dalam bentuk aksi nyata.

Baca: Plt Sekda Nagekeo Usul 1.000 Kuota CPNSD 2018

Dikatakannya, Golkar telah bekerjasama dengan seluruh institusi penegak hukum dan aktifis anti korupsi dan perdagangan orang.

"Saat ini tim perumus telah menyusun juklak dab juknis terkait dua isu tersebut yang akan digunakan DPD II Golkar se NTT untuk dijadikan pedoman dan selanjutnya untuk segera bekerja membentuk satuan tugas (satgas). Untuk menjalankan aksi tersebut, Golkar NTT telah bekerjasama dengan seluruh institusi penegak hukum dan aktivis anti korupsi. Karena itu, saya ingatkan kader golkar agar serius memantau kasus Human Trafficking dan korupsi. Golkar NTT sebagai pilot project untuk dua kasus ini, sehingga harus bisa ditunjukan seluruh kader," tegasnya. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved