SBY Sebut Serangan Teroris Nyata Tanpa Rekayasa, Ini Harapannya

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, melihat rentetan serangan teroris belakangan ini di Tanah Air adalah peristiwa tanpa rekayasa.

SBY Sebut Serangan Teroris Nyata Tanpa Rekayasa, Ini Harapannya
KOMPAS.COM
Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, berbicara mengenai situasi politik terakhir dalam konferensi pers di kediamannya Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Rabu (2/11/2016). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, melihat rentetan serangan teroris yang terjadi belakangan ini di Tanah Air adalah peristiwa tanpa rekayasa.

SBY menilai, tidak ada upaya pengalihan isu seperti yang dilontarkan sebagian pihak. "Serangan teroris beberapa saat lalu nyata. Saya tak latah berkata "ini pengalihan isu", seperti tuduhan sejumlah politisi kpd saya dulu yg "ASBUN"," kata SBY dalam akun Twitternya @SBYudhoyono, Rabu (23/5/2018).

Berkaca pada serangan teror tersebut, SBY mengaku mendukung upaya DPR dan pemerintah merevisi UU Antiterorisme.

Baca: Geram Lapor Penyimpangan DAK, Ini Tanggapan Pihak Kejari Ende

Harapan SBY, dengan revisi tersebut, nantinya aparat penegak hukum bisa lebih efektif mencegah dan menindak jaringan teroris di Indonesia.

Dengan demikian, tidak ada alasan lagi bagi aparat penegak hukum untuk mencegah serangan terorisme. "Ke depan tak ada alasan lagi," kata Presiden kelima RI itu.

SBY berpendapat, definisi terorisme yang ditawarkan pemerintah baik, tajam, fokus dan relevan. Ia tidak ingin definisi terorisme nantinya seperti rumusan "subversi" yang melebar ke mana-mana.

Aparat penegak hukum, kata dia, perlu miliki kewenangan yang cukup sehingga bisa mendeteksi, mencegah dan menggagalkan serangan teroris.

Namun, SBY menekankan, kewenangan untuk menyadap dan menahan terduga teroris harus tepat dan benar. Kewenangan tersebut jangan disalahgunakan yang imbasnya rakyat malah merasa "diteror".

Kerja sama antara aparat intelijen, kepolisian dan TNI, menurut SBY, harus baik dan efektif. Hindarkan ego masing-masing. "Menghadapi terorisme kita harus bersatu & miliki "mindset" yg sama. Pihak pemerintah & oposisi juga harus memiliki sikap yg sama," ujar SBY. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved