Berkas Perkara 9 Pegawai Lapas Sudah di Tangan Jaksa

Pengembalian berkas itu ke tangan jaksa, setelah polisi melengkapi berkas petkara tersebut sesuai petunjuk jaksa.

Berkas Perkara 9 Pegawai Lapas Sudah di Tangan Jaksa
POS KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Aktivitas di ruang penyidik Polres Lembata, Rabu (23/5/2018) pagi.

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS- KUPANG.COM|LEWOLEBA -- Penyidik Polres Lembata sudah melengkapi berkas perkara pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Lembata yang terjerat kasus pembunuhan narapidana Pati Leu di dalam penjara pada 20 Desember 2017 lalu.

Pengembalian berkas itu ke tangan jaksa, setelah polisi melengkapi berkas petkara tersebut sesuai petunjuk jaksa.

Hal tersebut disampaikan KBO Kasat Reskrim Polres Lembata, Ipda I Nengah Soekanata, ketika dihubungi Pos Kupang.Com di Lewoleba, Rabu (23/5/2018) pagi.

Nengah dihubungi terkait perkembangan penanganan kasus dugaan pembunuhan Pati Leu di dalam lapas beberapa bulan lalu. Berkas perkara kasus itu sudah diserahkan tahap pertama ke kejaksaan negeri Lembata pada awal April 2018 lalu

Namun setelah mempelajari berkas perkara tersebut, jaksa mengembalikan lagi kepada penyidik Polres Lembata untuk dilengkapi lagi. Pengembalian berkas itu disertai petunjuk agar penyidik melengkapinya lagi secara baik.

"Berkas yang dikembalikan itu sudah kami terima dan sudah pula melengkapinya. Setelah lengkap, berkas perkara itu sudah kami serahkan lagi kepada jaksa. Jadi saat ini kami sedang menunggu hasil pemeriksaan kembali oleh jaksa terhadap isi berkas itu," ujar Nengah.

Bolak balik berkas perkara dari jaksa ke penyidik, lanjut dia, merupakan hal biasa. Atau bukan karena sesuatu sebab yang terjadi antara penyidik dengan jaksa.

Baca: Tulisan Tangan Karl Marx Kokl Bisa Laku Hingga Rp7,18 Miliar

Baca: Warga Kembali Minta Pemkab Sumba Timur Perbaiki Jalan Menuju Kanatang

Baca: Warga Nitneo Kecewa Tidak Bertemu Kalangan DPRD Kabupaten Kupang

Baca: Hormati Pasanganmu Jika Dia Enggan Bercinta Denganmu, Ketahui 5 Alasannya dan Atasilah

Bolak balik berkas perkara itu, kata Nengah, juga bukan karena ada faktor tertentu yang mewatnai penanganan kasus tersebut. Selama ini baik polisi maupun kejaksaan telah bekerja profesional sesuai aturan hukum yang berlaku.

Ia juga menyebutkan, sembilan pegawai lapas yang diduga sebagai pelaku atas kematian terpidana Pati Leu, telah menjalani proses hukum. Selain dijebloskan ke sel Mapolres Lembata, petugas lapas juga sempat menjalani tahanan kota.

Lantaran masa tahanan telah selesai, kata dia, maka para pegawai lapas itu juva sudah dibebaskan dari tahanan demi hukum. Para tersangka itu sudah dilepas dari status tahanan kota dan akan menghadapi fase hukum baru di tangan Kejaksaan Negeri Lembata.

Baca: Tulisan Tangan Karl Marx Kokl Bisa Laku Hingga Rp7,18 Miliar

Baca: Warga Kembali Minta Pemkab Sumba Timur Perbaiki Jalan Menuju Kanatang

Baca: Hujan Abu Merapi Terus Meluas

Baca: Warga Nitneo Kecewa Tidak Bertemu Kalangan DPRD Kabupaten Kupang

Baca: Emilia Nomleni Sebut 18 Kabupaten di NTT Masih Tertinggal

Fase baru proses hukum itu, lanjut dia, akan dialami para tersangka setelah berkas perkara itu dinyatakan lengkap oleh jaksa dan siap dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Lembata untuk disidangkan.

Hanya saja, lanjut dia, kapan jaksa menyatakan berkas perkara itu sudah lengkap atau P21, saat ini Polres Lembata sedang menantikannya. Nengah berharap berkas yang dikembalikan itu telah lengkap sehingga bisa di-P21-kan.

Akan tetapi, katanya, apabila masih dinyatakan belum lengkap, maka sesuai aturan hukum yang berlaku, penyidik siap melengkapinya lagi. "Kami juga sedang menunggu kabar dari kejaksaan apakah berkas perkara itu sudah lengkap atau belum. Kalau belum lengkap berarti kami siap melengkapinya lagi sesuai petujuk jaksa," ujar Nengah. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved