Korban Kebakaran Toko Sinar Lembor Pindah ke Keluarga

Korban kebakaran Toko Sinar Lembor dan gudang toko di Pasar Malawatar Lembor, pindah ke rumah keluarga

Korban Kebakaran Toko Sinar Lembor Pindah ke Keluarga
POS-KUPANG.COM/SERVATINUS MAMMILIANUS
Kebakaran yang terjadi di Toko Sinar Lembor, Senin (21/5/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Korban kebakaran Toko Sinar Lembor dan gudang toko di Pasar Malawatar Lembor, pindah ke rumah keluarga yang letaknya tidak jauh dari lokasi kejadian.

Untuk diketahui, selama ini korban sekeluarga tinggal di toko itu yang terbakar pada Senin (21/5/2018) pagi sekitar jam 04.00 Wita.

"Keluarga korban untuk sementara tinggal di rumah orang tuanya di Malawatar," kata Camat Lembor Pius Baut, saat dikonfirmasi, Selasa (22/5/2018).

Baca: Kwarcab Pramuka Sikka Lakukan ini Perbaiki Karakter Generasi Muda

Baca: Siapa Presiden Paling Berhasil di Indonesia? Siapa di Urutan Pertama? Jokowi dan SBY Bersaing Ketat!

Baca: Dokter Riddel: Terima Kasih Bupati dan Masyarakat Malaka

Baca: Ayo Beli Baju Muslim di Matahari Lippo Plaza

Dia menambahkan, pemerintah Kelurahan Tangge sedang memproses surat laporan bencana untuk dikirim ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Diberitakan sebelumnya, tidak adanya mobil pemadam kebakaran, mengakibatkan api yang melahap Toko Sinar Lembor di Pasar Malawatar Lembor Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), lama dipadamkan.

Kobaran api hanya dipadamkan menggunakan alat seadanya oleh warga sekitar yang memberi pertolongan.

"Tidak ada mobil pemadam kebakaran. Hanya dibantu oleh warga sekitar bersama pihak kepolisian dan TNI," kata Camat Lembor, Pius Baut saat dikonfirmasi Hari Senin (21/5/2018).

Diduga sumber api berasal dari hubungan arus pendek namun masih didalami oleh pihak kepolisian untuk memastikan penyebab utama kebakaran.

Selain toko, turut terbakar gudang penyimpanan barang toko.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu tetapi kerugian di atas angka ratusan juta.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved