Ini Tanggapan Plt Kepala BNP3TKI Kupang Terkait Penanganan Human Trafficking di NTT

BNP3TKI dalam urusan penanganan Human Trafficking berpegang pada UU No 39 tahun 2004

Ini Tanggapan Plt Kepala BNP3TKI Kupang Terkait Penanganan Human Trafficking di NTT
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Siwa SE, Plt Kepala BP3TKI Kupang

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Siwa SE, Plt Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP3TKI) Kupang, mengatakan, pihaknya dalam urusan penanganan Human Trafficking berpegang pada UU No 39 tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia.

Ditemui diruang kerjanya, Senin (21/5/2018), Siwa menjelaskan, human trafficking itu berpeluang terjadi di sektor ketenagakerjaan, baik itu antar kerja, antar daerah maupun keluar negeri.

Baca: BPN Sumba Timur Akan Berdayakan Ekonomi Warga Desa Mbtakapidu

"Jadi pada intinya tupoksi yang melekat pada kami itu kami berusaha sedemikian rupa sehingga orang itu (calon TKI) berangkat kerja secara legal atau resmi. Karena apa, bisa saja di dalam proses tadi ada trafficking," ungkapnya

Siwa mengatakan, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri yang aman dan sesuai prosedur pihaknya melakukan upaya penyebaran informasi melalui kerja sama dengan mahasiswa dan organisasi lintas sektor.

"Kita juga penyebar informasi malalui mahasiswa KKN di Undana, sudah kita lanjutkan dengan KKN tematik, kemudian kita juga bekerjasama dengan LSM Koalisi Insan Peduli Migran yang konsen yang anggotanya para rohaniawan, kemudian kerjasama dengan pemuda GMIT, KMK FISIP dan Hukum UNDANA, mereka mengundang kita, setelah kami memberikan informasi kami berharap mereka menyampaikan informasi kepada masyarakat umum di mana pun mereka berada," katanya.

Selain itu, upaya yang dilakukan untuk memberikan pencerdasan kepada masyarakat, lanjut Siwa, itu melalui komunitas buruh migran dimana di dalam komunitas ini tergabung aparat desa, tokoh masyarakat dan pihak lainnya yang menjalankan fungsi sebagai pusat informasi, media advokasi dan media pemberdayaan. (*)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved