Aksi Spohian Untuk Mabuk dan Judi

oknum warga yang tinggal di Rayuan, Kelurahan Lewoleba Tengah melancarkan aksi pencurian hanya untuk dua kepentingan

Aksi Spohian Untuk Mabuk dan Judi
(Thinkstock)
Perampokan. 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS- KUPANG.COM, LEWOLEBA --Sophian Lutfie, oknum warga yang tinggal di Rayuan, Kelurahan Lewoleba Tengah melancarkan aksi pencurian hanya untuk dua kepentingan, yakni minum mabuk dan berjudi bersama teman-temannya.

Pengakuan itu diceritakan Sophian Lutfie kepada penyidik saat menjalani pemeriksaan di mapolres Lembata pekan lalu, seperti disampaikan KBO Kasat Reskrim Polres Lembata Ipda I Nengah Soekanata, Selasa (22/5/2018).

Dalam pemeriksaan itu, Sophian membeberkan secara jujur modus operandi yang dilakukannya, termasuk uang yang diperoleh dari hasil pencurian yang dilakukannya.

I Nengah mengatakan, barang yang dicuri umumnya rokok dalam jumlah cukup banyak. Rokok curian itu berbal-bal jumlahnya. Setelah mengambil dari dalam Toko Sinar Cinta, rokok itu kemudian disembunyikan di lokasi Harnus, tepatnya di pinggir tembok jobber yang berbatasan dengan lokasi harnus.

Keesokan harinya, batu rokok itu diambil sedikit demi sedikit baik untuk dijual kembali maupun diambil untuk digunakan sendiri oleh pelaku bersama teman-temannya. Kalau ada pesta, maka rokok itu diambil kemudian dibagi-bagikan kepada teman-teman maupun kenalannya di tempat pesta. Begitu juga kalau mereka hendak berjudi maka rokok itu diambil untuk digunakan saat judi.

Baca: Rahasia Rumah Tangga Harmonis Ala Melly Goeslaw, Gak Mungkin Pernikahan Hancur karena Orang Ketiga

Baca: Setelah Dibeli Pedagang, ke Mana Saja Ikan Ikan-Ikan Asal Flotim Dipasarkan?

Baca: Jimmi Sianto Sebut Perdagangan Manusia Setara Kasus Terorisme

Dalam kasus tersebut, tandas I Nengah, polisi akan mengambil tindakan yang sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Pihaknya aka memberiksab sanksi maksimal sesuai amanat aturan hukum di negeri ini.

Dengan cara tersebut, lanjut dia, pihaknya ingin memberi efek jera kepada oknum pelaku. Artinya dengan sanksi hukum yang maksimal, diharapkan pelaku bisa sadar dan tidak mengulangi perbuatannya pada hari-hari yang akan datang.

Untuk diketahui, kasus pencurian kini sedang marak di Lembata. Baik di kepolisian, kejaksaan maupun Pengadilan Negeri Lembata, sama-sama menangani kasus tersebut.

Sebagai misal, PN Lembata saat ini sedang menyidangkan kasus pencurian di Toko Eltian dengan oknum pencuri Kristina Selu Bataona dan seorang penadah barang curiannya, yaitu sang pacar, yakni Bernadus Beda Tolok alias Berto.

Sementara di Kejaksaan Negeri Lembata, kini sedang menyiapkan berkas perkara pencurian barang perhiasan emas oleh oknum pelaku, Antonius Ohi. Perkara itu sebelumnya ditangani polisi namun kemarin, kasusnya sudah dilimpahkan ke kejaksaan untuk selanjutnya diproses untuk dilimpahkan lagi ke Pengadilan untuk disidangkan.

Saat ini polisi juga sedang menyidik kasus pencurian yang dilakukan Sophian Lutfie di dua toko yaitu Toko Sinar Cinta dan Toko Tommia Lewoleba. Dalam kasus itu korban mengalami kerugian material mencapai puluhan juta rupiah. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved