Tak Hanya Ketua BPD Iligai, Camat Lela Ikut Beberkan Kelemahan Kades Iligai

Tak hanya Ketua Badan Perwakilan Desa Iligai, Paulus Lero, yang membeberkan kelemahan kinerja Kepala Desa (Kades) Iligai, Egenius Edison.

Tak Hanya Ketua BPD Iligai, Camat Lela Ikut Beberkan Kelemahan Kades Iligai
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO'A
Camat Lela di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Ricardus Piterson (tengah) berbicara dalam pertemuan dengan warga desa di Aula Kantor Dinas Pemerintahan Desa Sikka, Senin (21/5/2018) siang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Tak hanya Ketua Badan Perwakilan Desa Iligai, Paulus Lero, yang membeberkan kelemahan kinerja Kepala Desa (Kades) Iligai, Egenius Edison.

Camat Lela, Ricardus Piterson juga tak luput membeberkan kelemahan Kades Iligai di Kabupaten Sikka, Pulau Flores.

Menurut Piterson, aparat desa yang lama yang masih dipekerjakan sejak berakhirnya masa jabatan mereka tidak dibekali dengan surat keputusan (SK) pelaksana tugas (Plt).

Baca: Menkominfo Mengaku Sudah Blokir 2.500 Konten Radikal

"Kalau tidak ada SK menjadi Plt, kemudian mereka ini masih bekerja dan menerima tunjangan atas dasar apa? Mestinya juga kepala desa dan aparatur desa yang tidak masuk kantor selama sebulan, tidak perlu terima honor," tegas Piterson, dalam pertemuan dengan warga Desa Iligai di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sikka, Senin (21/8/2018) siang.

Piterson telah mengingatkan Kades Iligai sejak bulan November 2017 supaya aparatur desa yang diperkerjakan dibekali SK Plt. Tetapi sarannya tidak digubris Kades.

Menurut Piterson, kelemahan Kades Iligai tak hanya pada proses rekrutmen aparatur pemerintahan desa yang menuai protes warganya. Pengelolaan alokasi dana desa (ADD) juga paling amburadul. Desa Iligai dan Desa Lela menjadi penyumbang terbesar menempatkan Kecamatan Lela mendapat predikat terburuk pengelolaan ADD 2018.

Kadis PMD Sikka, Robertus Ray, menyarankan Kades Iligai menjalankan rekomendasikan camat dalam seleksi perangkat desa. Ia minta aparat desa yang diangkat dinilai kinerjanya sejak pengangkatannya.

"Saya tidak mau perpanjang soal. Kalau terima rekomendasi camat, besok bisa dilantik. Tapi ingat bikin pernyataan menilai kinerja aparatur," tandas Robertus. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved