Pengurus Yayasan Kelola, Diah Sekar Widhi, Ajarkan Perdamaian

Diah Sekar Widhi, mengatakan, mendukung penuh pementasan inya nyale, pementasan tarian tradisional Sumba oleh sekolah tari mada institut SBD.

Pengurus Yayasan Kelola, Diah Sekar Widhi, Ajarkan Perdamaian
POS KUPANG/PETRUS PITER
Pengurus yayasan Kelola, Diah Sekar Widhi

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM|TAMBOLAKA--Pengurus Yayasan Kelola, Diah Sekar Widhi, mengatakan, mendukung penuh pementasan inya nyale, pementasan tarian tradisional Sumba oleh sekolah tari mada institut SBD.

Yayasan Kelola bekerjasama dengan kedutaan Denmark semenjak tahun 2015 dengan program hibah cipta perdamaian. Pihaknya mencermati SBD dihuni tiga suku besar yakni Loura, Kodi dan Wewewa. Melalui sekolah tari, warga SBD bersatu belajar tentang tarian tradisional Sumba tanpa memadang sekat suku, etnis, agama dan lainnya.

Semua berada dalam satu kesatuan budaya Sumba. Disini akan tercipta kedamaian. Warga Sumba merasa sama senasib, seperjuangan dan bersama-sama menjaga dan melestarikan kekayaan budaya Sumba.

Baca: Ini Perintah Pemerintah Myanmar kepada Warga Rohingya di Zona Perbatasan

Baca: Terlibat Skandal Data Kok Pengguna Facebook Kok Naik

Pengurus yayasan Kelola, Diah Sekar Widhi menyampaikan hal itu ketika hadir bersama pengurus yayasan Belantara, Diah Kusuma Wardani mendampingi pendiri sekolah tari mada institut SBD, Maria Andriana menggelar jumpa pers sesaat sebelum acara pementasan sendratari inya nyale, pementasan tari tradisional Sumba di kompleks sekolah tari mada institut, Jalan Lukas Dairo Bili, Desa Weelonda, Kec.Kota Tambolaka, SBD, Minggu (20/5/2018).

Menurutnya, yayasan kelola memberi dukungan penuh terhadap dunia seniman dan pertunjukan di indonesia. Salah satu cara memberi dukungan dana terhadap pagelaran sendratari inya nyale ini.

Keikutsertaannya dalam dunia seni ini, sebagai bagian dari upaya menciptakan perdamaian. Ia yakin melalui dunia seni tidak akan muncul sekat perbedaan. Semua bersatu dan karya budaya Sumba.

Baca: Tanggapi Riasan Meghan Markle di Royal Wedding, MUA Bubah Alfian : Jadi Jatuh Cinta

Baca: Oh Ternyata Senjata Firaun Berasal dari Luar Angkasa

Diah Sekar Widhi memandang sendratari inya nyale dilakoni tiga suku penghuni Kabupaten Sumba Barat Daya. Disini tercipta kebersamaan, berbaur bersama belajar dan mementaskan sendratari inya nyale. Ia optimis daerah akan terus tercipta kedamaian.(*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved