Jangan Berani Curi Panen Madu di Wilayah Ini, Inilah Akibatnya yang Anda Bisa Terima

Namun ceritera Kades Dulipali Thomas Miten Tukan memastikan madunya akan kembali ke pohon ini .

Jangan Berani Curi Panen Madu di Wilayah Ini, Inilah Akibatnya yang Anda Bisa Terima
POS KUPANG/FELIKS JANGGU
Pohon Madu diabadikan Senin (21/5/2018) jumlah madunya berkurang. Namun ceritera Kades Dulipali Thomas Miten Tukan memastikan madunya akan kembali ke pohon ini .

Laporan REPORTER POS KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA-- Setiap pohon madu di Wilayah Desa Dulipali Kecamatan Ilebura Flores Timur ternyata sudah ada pemiliknya. Meski ada di atas lahan milik orang lain, kepemilikan pohon madu ternyata sudah diwariskan turun temurun.

Kepala Desa Dulipali Thomas Miten Tukan kepada POS KUPANG.COM Senin (21/5/2018) mengungkapkan akibat yang diterima jika berani mencuri panen madu di atas pohon milik orang lain.

"Pasti akan disengat lebah, juga bisa jatuh dari atas pohon. Jadi tidak mungkin orang berani mencuri," kata Thomas.

Pohon Madu diabadikan Senin (21/5/2018) jumlah madunya berkurang. Namun ceritera Kades Dulipali Thomas Miten Tukan memastikan madunya akan kembali ke pohon ini .

"Misalnya dalam keluarga itu ada adik kakak. Mungkin tahun ini kakak duluan, tahun depan baru adiknya," kata Thomas didamping Sekretaris Desa Dulipali Karolus Dao Bukan.

Karolus menambahkan masih ada yang mencuri madu milik orang lain, tapi hal itu jarang sekali terjadi. Kalau ketahuan pemikiknya akan marah sekali.

Baca: Hakim akan Konfrontir Pernyataan Novanto dengan Dokter dan Perawat di Sidang Fredrich Yunadi

Baca: Pangeran Harry Undang Mantan ke Royal Wedding: Ini Manfaat Berteman Baik Dengan Mantan Anda!

Baca: Artis Ini Dihujat karena Mandi Bareng Anaknya. Hem, Bolehkah Orang Tua Telanjang di Depan Anak?

Baca: Gunung Merapi 2 Kali Meletus, Warga Beraktivitas Normal

Baca: Pernikahan Pangeran Harry Ditonton Puluhan Juta Orang

Baca: Patahnya Palu dan Firasat Harmoko Ihwal Kejatuhan Soeharto

Secara turun temurun diyakini masyarakat bahwa mencuri madu di pohon milik orang lain akan mendapat serangan mematikan dari lebah-lebah.

"Kalau pemiliknya yang panen lebah, maka tidak akan mendapat serangan dari lebah-lebah itu," kata Karolus.

Kepemilikan Pohon Madu, jelas Karolus tidak ada kaitannya dengan kepemilikan atas tanah atau hak ulayat.

"Di atas lahan hak ulayat orang lain, pohon madu bisa jadi milik suku lain dan itu diakui secara turun temurun," kata Karol.

Uniknya Pohon Ojang lalu dikenal dengan Pohon Lebah sangat diminati oleh lebah-lebah sebagai sarang mereka. Sedangkan pohon-pohon lain disinggahi tapi tidak untuk kedua kalinya.(*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved