BP3TKI Kupang Belum Dapat Kabar Dari Polisi Terkait Dugaan Perdagangan Manusia Di TTS

pihaknya belum mendapatkan kabar dari kepolisian terkait dugaan perdagangan manusia di Kabupaten TTS, Senin (21/5/2018) pagi.

BP3TKI Kupang Belum Dapat Kabar Dari Polisi Terkait Dugaan Perdagangan Manusia Di TTS
(HANDINING)
Ilustrasi perdagangan manusia 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM l KUPANG- Siwa SE, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kupang mengatakan, pihaknya belum mendapatkan kabar dari kepolisian terkait dugaan perdagangan manusia di Kabupaten TTS, Senin (21/5/2018) pagi.

"Untuk informasinya belum, biasanya itu pihak kepolisian datang untuk memberikan informasi dan konfirmasi ke kita," ungkap Siwa saat ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Senin (21/5/2018) pagi.

Baca: Server Perekaman e-KTP Error. Pengurusan KTP Elektronik di Kecamatan Oebobo tak Bisa Diproses

Baca: Kamu Gemar Gunakan Celana Jeans Sobek-sobek? Ini Bahayanya, Jangan Sampai Kamu Alami.

Baca: Ternyata Setiap Pohon Madu di Dulipali Sudah Ada Pemiliknya

Ia mengatakan, jika pihaknya telah mendapatkan informasi dari pihak kepolisian, langkah selanjutnya, kata Siwa, pihaknya akan melakukan pengecekan status PPTKIS dari oknum tersebut untuk mendapati apakah oknum tersebut dari PPTKIS yang resmi atau tidak.

"Jangan sampai mereka itu calo dari PT yang tidak resmi, jadi harus kita ketahui, orangnya siapa, dia bilang PT-nya apa, lalu kita cek statusnya seperti apa, kalau tidak seperti itu ya silahkan saja di tangkap di sana, perbuatan-perbuatan itu harus di tangkap dan basmi," katanya.

Siwa melanjutkan, pihaknya sering diminta oleh kepolisian dalam pemberantasan perdagangan manusia sebagai saksi ahli dalam persidangan kasus perdagangan manusia yang marak terjadi.

"Kita pada intinya harus mendukung kegiatan-kegiatan yang memberantas Human Trafficking ini, tentunya dengan tupoksi yang ada pada kami," tegas Siwa.

Sebelumnya diberitakan, Husnia (35) asal Suku Bugis, dibekuk anggota Kodim 1621 TTS dan Polsek Batu Putih di Desa Oebobo, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten TTS, Sabtu, (19/5/2018) karena diduga menjadi pelaku perdagangan manusia. Usai dibekuk, Husnia lalu diserahkan ke Polres TTS guna diperiksa lebih lanjut.(*)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved