Perairan NTT Berpotensi Tinggi Gelombang 4,0 Meter

Kejadian cuaca ekstrim akhir-akhir ini di beberapa daerah seperti hujan lebat disertai angin kencang di Tuban

Perairan NTT Berpotensi Tinggi Gelombang 4,0 Meter
Pos Kupang/id.wikipedia.org
BMKG (id.wikipedia.org)

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM|WAINGAPU--Kejadian cuaca ekstrim akhir-akhir ini di beberapa daerah seperti hujan lebat disertai angin kencang di Tuban, Bogor dan Sukabumi serta banjir di Aceh Utara pada awal musim kemarau banyak menimbulkan pertanyaan di masyarakat.

Menurut Deputi Bidang Meteorologi, Drs. Mulyono R. Prabowo, M.Sc dalam siaran pers yang dikirim melalui gruop WatsApp Group Info BMKG, Sabtu (19/5/2018) mengatakan, hal tersebut dipicu oleh adanya Pusat tekanan rendah di sekitar Samudra Hindia Perairan Barat Sumatera.

Selain itu sirkulasi siklonik di Selat Karimata serta indikasi aktifnya aliran massa udara basah dari Samudera Hindia sebelah Barat Sumatera yang masuk ke wilayah Indonesia bagian Barat dan Tengah.

"Kondisi tersebut memberikan pengaruh terhadap pola cuaca dalam meningkatkan supplay uap air yang berkontribusi pembentukan dan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian Barat dan Tengah,"kata Prabowo.

Sehingga Kata Prabowo dampaknya terjadi peningkatan potensi hujan lebat disertai kilat dan petir dan angin kencang di wilayah Aceh, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta.

Selain itu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat bagian Selatan, kalimantan Tengah bag Selatan, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan Maluku.

Serta potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter diperkirakan terjadi di Perairan selatan P. Jawa hingga P. Lombok, Selat Bali Selat Lombok, Selat Alas bagian selatan, Perairan selatan Pulau Sumba-Pulau Sawu-Pulau Rote, Laut Timor.

Selain itu. Laut Banda timur Sulawesi Tenggara, Perairan selatan Kepulaan Tanimbar, Laut Arafuru bagian barat dan tengah, Samudra Hindia barat Lampung hingga selatan NTT.

Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti Banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved