Pantai Desa Mata Air jadi Destinasi Wisata Baru

Pemerintah Desa Mata Air,Kabupaten Kupang, kini menjadikan sektor pariwisata jadi program unggulan dalam mendukung PAD

Pantai Desa Mata Air jadi Destinasi Wisata Baru
POS KUPANG/EDY HAYON
Pantai Desa Mata Air jadi destinasi wisata baru di Kabupaten Kupang.

Laporan REPORTER POS KUPANG.COM, edi hayon

POS- KUPANG.COM|MATA AIR--Pemerintah Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, kini menjadikan sektor pariwisata jadi program unggulan dalam mendukung pendapatan asli desa (PAD).

Salah satunya dengan menata pantai Desa Mata Air menjadi destinasi wisata baru dan memberi kesempatan pada warga dari manapun untuk menikmati keindahan panorama alam di kawasan pantai ini.

Kepala Desa Mata Air, Benny Kanuk, kepada wartawan, Sabtu (19/5/2018)  menjelaskan pihaknya sudah memprogramkan pembangunan pariwisata di pantai Mata Air.

Baginya ini potensi bagi PAD, sehingga  program yang dilakukan dalam menata kawasan ini menjadi aman dan nyaman, maka akan dibangun lopo – lopo dan fasilitas penunjang di tempat wisata.

Baca: Warga Matani Gotong royong Hadirkan Poskamling

Baca: Miris! Sampah bertumpuk di Kali Kayu Putih, Kelurahan Kayu Putih, Kupang NTT

Baca: Produksi Kopi di Mabar per Musim 500 Kg dari Lahan 6000 Hektar

"Anggarannya ada Rp  100 juta, tapi nanti alokasi untuk pembangunan pariwisata pantai dapat porsi anggaran 60 persen.  Sisanya untuk pembangunan pertanian melalui Badan Usaha milik Desa (Bumdes) ini tahun anggaran 2018,, saya berharap badan pembangunan desa (BPD) bisa menyetujuinya,” jelasnya.

Secara terpisah Sekertaris BPD Mata Air, Elly Luluporo terkait  harapan pemerintah desa meminta persetujuan badan pemerintah desa (BPD) terkait anggaran Rp 100 juta yang sudah dianggarkan sebagian untuk penataan pariwisata,  mengaku dirinya sangat menyetujui plot anggaran untuk laksanakan kegiatan pembanguan pariwisata dan pertanian di desa itu.

“Nanti kami rapat untuk bicarakan hal ini, tapi pada intinya saya sangat setuju, memang ini potensi yang bisa mendatangkan pendapatan dan harus didukung.” katanya.(*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved