Mantan Teroris Ini Kaget, Anaknya Suruh Dia Menembaki Polisi Saat Makan di Warung Padang

Sadis! Mantan teroris ini kaget, karena anaknya yang masih kecil menyusuh dia menembaki Polisi saat mereka makan di warung Padang.

Mantan Teroris Ini Kaget, Anaknya Suruh Dia Menembaki Polisi Saat Makan di Warung Padang
(ANTARA/Retmon)
Dua jenazah pelaku penyerangan tergeletak di jalan pintu masuk Polda Riau di Pekanbaru, Riau, Jumat (16/5/2018). Sejumlah pria menggunakan mobil minibus mencoba menerobos dan melakukan penyerangan ke Polda Riau pada sekitar pukul 09.00 Wib. 

POS-KUPANG.COM -  Mantan teroris ini kaget, karena anaknya yang masih kecil menyusuh dia menembaki Polisi saat mereka makan di rumah makan Padang.

Rupanya ada alasan tersendiri kenapa para terduga teroris di Surabaya melakukan aksi bom bunuh diri dengan mangajak anak dan istrinya.

Selain karena iming-iming ingin bersama-sama saat di surga nanti, mereka juga juga rupanya mempunyai pesan yang ingin disampaikan pada para pria yang merupakan anggota kelompoknya.

Baca: Ga Susah Taklukan Gebetan, Intip Zodiaknya dan Lakuin Tips Ini

Baca: Nafa Urbach Tantang Anggota Densus 88 Jadi Pacarnya, Syaratnya Simple, Bikin Baper

Baca: Bingung, Sahur Atau Mandi Junub Duluan? Baca Penjelasan dan Dalilnya Nih

Baca: Wah Payah Kalau Ternyata Pacarmu Naksir Sahabatmu, Ini 5 Tandanya Guys

Hal itu disampaikan oleh mantan teroris Al Qaeda, Sofyan Tsauri yang juga seorang mantan anggota Brimob Polri di acara Pagi Pagi Pasti Happy yang ditayangkan pada Jumat (18/5/2018).

Dalam perbincangannya dengan Uya Kuya dan beberapa host lainnya itu, ia menjelaskan kalau keikutsertaan anak dan istri ini punya pesan penting.

Yakni memperlihatkan pada para pria untuk tidak segan melakukan amaliyah.

"Dengan melibatkan wanita dan anak-anak ada sebuah pesan yang ingin disampaikan oleh kelompok ini. Wahai para kesatria, kalau kami telah mengorbankan anak-anak dan wanita, mana kalian laki-lakinya?," jelasnya.

Jadi menurut dia, ini memunculkan sugesti kepada laki-laki untuk mau seperti wanita dan anak-anak.

"Malu lah kalian, kami sudah menyumbangkan wanita dan anak-anak kami, itu yang selalu ada di benak kelompok mereka," tambahnya.

Baca: Ayo Tiru, Cara Unik Warga Matani NTT Atasi Teroris di Wilayahnya, Efektif Bro

Baca: Ayo Tiru, Cara Unik Warga Matani NTT Atasi Teroris di Wilayahnya, Efektif Bro

Baca: Inilah Foto-Foto Si Teroris Ganteng Bernama Choir yang Dikagumi Gadis dan Ibu-Ibu di Tangerang

Baca: Karakter Dua Anak Pelaku Bom Bunuh Diri Diungkapkan Sahabat dan Wali Kelasnya, Sangat Mengejutkan!

Sofyan juga menjelaskan bahwa ada kemungkinan kalau anak-anak itu bisa saja tidak sadar, namun didoktrin oleh orang tuanya.

Halaman
12
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved