PT Nanda Karya Mulai Perbaiki Titik Ruas Jalan Yang Rusak

saat ini mulai memperbaiki titik-titik ruas jalan yang rusak. Hal ini dilakukan mengingat saat ini masih dalam masa pemeliharaan.

PT Nanda Karya Mulai Perbaiki Titik Ruas Jalan Yang Rusak
POS KUPANG/DION KOTA
Nampak satu unit alat berat milik PT Nanda Karya sedang memperbaiki ruas jalan ‎di dalam kota Soe yang rusak

Laporan Wartawan Pos-kupang.com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM|SOE-- PT Nanda Karya selaku rekanan yang mengerjakan jalan hotmix di dalam Kota Soe pada tahun 2017 lalu, saat ini mulai memperbaiki titik-titik ruas jalan yang rusak. Hal ini dilakukan mengingat saat ini masih dalam masa pemeliharaan.

Anggota DPRD TTS, David Boimau memberikan apresiasi kepada PT Nanda Karya yang sudah mulai memperbaiki titik-titik ruas jalan yang mulai rusak. Apresiasi tersebut diberikan, karena PT Nanda Karya tidak menunggu hingga penghujung masa pemeliharaan baru diperbaiki ruas jalan yang sudah rusak.

"Ini contoh yang baik, karena rekanan perbaiki sebelum diperintahkan atau sebelum masa pemeliharaannya habis. Hal ini tentunya akan memberikan kenyamanan kepada masyarakat kota Soe yang setiap harinya menggunakan ruas jalan tersebut. Saya berharap, langkah ini bisa diambil juga oleh para rekanan lainnya," ungkap David yang ditemui pos kupang, Kamis (16/5/ 2018) di gedung DPRD TTS.

Tindakan seperti PT. Nanda Karya lanjut David, sudah seharusnya ditiruh oleh rekanan-rekanan yang lainnya, jika ingin bersama-sama dengan pemerintah membangun TTS ke arah yang lebih baik.

Menurutnya, selama ini pengalaman yang ia lihat adalah rekanan akan melakukan perbaikan jika diminta oleh pemilik pekerjaan.

Jika demikian, maka dapat disimpulkan bahwa renakan seperti itu belum memiliki hati yang tulus untuk membangun TTS.‎‎

Ketika disinggung terkait soal utang pihak ke tiga termasuk proyek pembang jalan-jalan hotmix di dalam kota SoE yang belum dibayarkan oleh Pemkab TTS, David mengaku kecewa dengan pengelolaan anggaran oleh Pemkab TTS.

David meminta kepada Pemkab TTS, agar segera mengkoordinasikan persoalan itu agar dapat memberikan hak-hak pihak ke tiga yang belum dibayarkan.

"Harus segera proses supaya bayar hak rekanan. Kita menuntut rekanan untuk bekerja baik dan tepat waktu, tetapi saat mau bayar hak kita tidak tepati ini saya sangat sayangkan terjadi hal seperti ini," tandas David. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved