Anton Si Pelaku Bom Bunuh Diri Berubah Setelah Menikah, Begini Perubahannya

Pelaku bom bunuh diri Anton Ferdiantono ternyata aktif di remaja mesjid namun dia berubah sejak menikah.

Anton Si Pelaku Bom Bunuh Diri Berubah Setelah Menikah, Begini Perubahannya
jatim.tribunnews.com
Kobaran api diduga dari bom bunuh diri di depan GKI Jl Diponegoro, Kota Surabaya, Minggu (13/5/2018). 

POS KUPANG.COM, SURABAYA - Pelaku bom bunuh diri Anton Ferdiantono ternyata aktif di remaja mesjid namun dia berubah sejak menikah.

Terduga teroris Anton Ferdiantono tewas karena bom yang dirakitnya meledak di kamar dan ikut menewaskan istri dan anak keduanya, yakni Puspitasari dan AR.

Anton yang sehari-hari menjual roti ini tinggal bersama keluarganya di Rusun Wonocolo Blok B lantai 5, Taman Sidoarjo, Jawa Timur, sejak 2015.

Hasil penelusuran, Anton punya rumah di Jalan Manukan Kulon Blok 19 H/19 RT 11/5, Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes.

Baca: Sedih, di Celana Dalam Bocah Pelaku Bom Bunuh Diri yang Selamat Itu Ada Tulisan Begini

Baca: Orang Nekat Lakukan Aksi Bom Bunuh Diri Karena Alasan-Alasan Ini

Baca: Bocah Pelaku Bom Bunuh Diri Ini Terlempar Setinggi 3 Meter Tapi Tetap Hidup Karena Hal Ini

Sayangnya, rumah tersebut telah puluhan tahun tak ditinggali dan terbengkalai.

Terdapat tumpukan batu dan genting tanah liat di teras rumah, sementara atap rumah banyak yang runtuh serta rumput ilalang tumbuh liar di dalam rumah berpintu hitam tersebut.

Budi Santoso selaku Ketua RT 11 membenarkan Anton adalah warganya.

"Benar Anton warga sini. Rumahnya itu di sebelah rumah saya, namun sudah lama tak ditinggali," ujar Budi sambil menunjuk ke kanan.

Semasa hidup Anton memang dikenal dengan pribadi tertutup.

"Anton jarang bersosialisasi dengan tetangga. Ngobrol sama tetangga juga jarang," ungkap Budi.

Halaman
1234
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved