Belum Ada Solusi Soal Tiang Listrik Pancang di Trotoar

Persoalan pemancangan tiang listrik yang baru di atas trotoar jalan di Labuan Bajo, belum menemui solusi antara PLN

Belum Ada Solusi Soal Tiang Listrik Pancang di Trotoar
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Tiang listrik di Labuan Bajo pancang di atas trotoar jalan. Gambar diambil, Selasa (15/5/2018) 

Laporan REPORTER POS KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM|LABUAN BAJO--Persoalan pemancangan tiang listrik yang baru di atas trotoar jalan di Labuan Bajo, belum menemui solusi antara PLN dengan Dinas Perumahan Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Trotoar yang berada dari Kampung Ujung hingga Pertigaan Pede merupakan proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Dinas Perumahan Rakyat Mabar.

Dinas tersebut telah menyurati PLN Area Ende dengan tembusan ke PLN Rayon Labuan Bajo.

Surat tersebut intinya meminta PLN agar tiang listrik yang sudah ditancap di trotoar itu dibongkar lagi dan dipindahkan.

Baca: Luar Biasa, Ternyata Ini Tujuan Pemda Nagekeo Adakan Seleksi O2SN

Baca: Papalele Tenun Ikat Kuasai Tiga Gedung, Penjual dari Kampung Berteduh di Atap Langit

PLN juga sudah membalas surat itu, lalu bersama Dinas Perumahan rakyat mengecek langsung tiang listrik yang dimaksud.

"Tadi pagi (Selasa, 15/5/2028, Red) kami menghantar surat balasan dari PLN ke Dinas Perumahan Rakyat. Lalu kami sama-sama melihat tiang yang tancap di trotoar dekat pintu masuk Pelabuhan Pelni," kata Manajer PLN Rayon Labuan Bajo, Djendy Keyserius, kepada POS--KUPANG, Selasa (15/5/2018).

Setelah melihat tiang tersebut bersama dua orang Kepala Bidang (Kabid) dari Dinas Perumahan kata dia, petugas dari dinas itu mengarahkan PLN untuk berkoordinasi bersama Camat Komodo dan lurah setempat.

"Kami diarahkan untuk berkoordinasi dengan camat dan lurah karena merupakan wilayah mereka," kata Djendy.
Menurut dia, pihaknya kesulitan untuk pundah karena di kiri kanan jalan itu merupakan rumah warga.

"Kalau pindah pasti mengenai rumah warga atau kabel-kabel telpon," kata Djendy.
Dengan demikian, belum ada kepastian bagaimana solusinya terhadap persoalan itu.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved