Ketua RT 10 Alak: Harus Ada Sosialisasi, Jika Lokalisasi Karang Dempel Ditutup

di wilayahnya terdapat 28 Bar dan empat blok lokalisasi, diantaranya blok Bukit Indah, blok Sederhana, blok Gading dan blok Citra.

Ketua RT 10 Alak: Harus Ada Sosialisasi, Jika Lokalisasi Karang Dempel Ditutup
POS KUPANG/GECIO VIANA
Yanri Misa (36), ketika ditemui di rumahnya, Minggu (13/5/2018) sore

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM l KUPANG--Yanri Misa (36), Ketua RT 10 RW 4 Kelurahan Alak Kota, Kecamatan Alak, Kota Kupang mengatakan, rencana penutupan Lokalisasi Karang Dempel diwilayahnya oleh Pemkot Kupang harus disosialisasikan kepada masyarakat dan pihak pengelola di dalam lokalisasi, Minggu (13/5/2018) sore.

Ditemui POS-KUPANG.COM, Yandri menjelaskan, sosialisasi ini dimaksudkan agar para pengelola lokalisasi langsung bertemu pemerintah dan mendengarkan langsung rencana penutupan lokalisasi dan langkah-langkah yang diambil pemerintah selanjutnya.

Baca: Astaga! Warga Ende Hilang Ditelan Ombak Laut

Baca: Ini Rangkaian Acara Kunjungan Kepala Perpustakaan Nasional di Malaka

Ia menjelaskan, setelah isu penutupan lokalisasi beredar, beberapa pekerja di lokalisasi yang memilih pulang ke daerah asalnya, lanjut Yanri, pekerja yang lain juga mengungkap bersedia meninggalkan lokalisasi asalkan diberikan sejumlah uang dari pemerintah untuk jaminan hidup mereka.

"Dong (mereka) ada yang mau pulang, kalau ada semacam uang saku, dong (mereka) siap pulang," ungkap Yanri.

Yanri mengungkapkan, di wilayahnya terdapat 28 Bar dan empat blok lokalisasi, diantaranya blok Bukit Indah, blok Sederhana, blok Gading dan blok Citra.

"Masing-masing blok rata-rata 40-an kamar, kamar banyak tapi tidak semua terisi, ada juga yang kosong" katanya. (*)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved