Media di China Sebut Jokowi Butuh Uang Tunai dari China untuk Menang Pilpres. Berapa Jumlahnya?

Media tersebut mengatakan jika Presiden Jokowi membutuhkan uang tunai dari China untuk memenangkan suara.

Media di China Sebut Jokowi Butuh Uang Tunai dari China untuk Menang Pilpres. Berapa Jumlahnya?
Biro Pers Setpres/Laily Rachev
Presiden Joko Widodo meresmikan program Bank Wakaf Mikro di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara di Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Rabu (14/3/2018). 

POS-KUPANG.COM - Menjadi pemberitaan media internasional bukanlah hal baru bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jika biasanya Jokowi mendulang pujian dari media internasional, kali ini terdengar berbeda.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut tampak dari laman berita di Shouth China Morning Post (SCMP) yang dibuat pada Sabtu (12/5/2018).

Media tersebut mengatakan jika Presiden Jokowi membutuhkan uang tunai dari China untuk memenangkan suara.

Uang tersebut nantinya digunakan untuk membangun kereta api dan pelabuhan.

Untuk membangun infrastruktur tersebut, Jokowi perlu menerima pekerja dari China.

Di mana hal ini justru bisa membuat suara pemilih terhadap Jokowi menurun.

Pada kunjungan pertama ke Indonesia bulan ini sebagai direktur China Raliway Corp, Lu Dongfu merasa bingung ketika proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung senilai $6 miliar ditunda.

Dilaporkan ada sengketa tanah yang belum selesai.

Diketahui, China telah meningkatkan investasi di Indonesia dan banyak warga China yang bekerja di Indonesia.

Halaman
123
Editor: Djuwariah Wonga
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved