NTT Tuan Rumah Seminar Kanker Serviks

Khusus kanker serviks merupakan pembunuh nomor satu di Indonesia. Ibarat fenomena gunung es. Sesungguhnya angkanya jauh di atas itu

NTT Tuan Rumah Seminar Kanker Serviks
POS-KUPANG.COM/PAUL BURIN
Panitia kegiatan ini foto bersama usai memberi keterangan pers, Rabu (9/5/2018). 

Ada kecenderungan penyakit ini meningkat dari waktu ke waktu. Ketika kasus-kasus meningkat ternyata RSU Prof. WZ. Johannes Kupang belum memiliki ruang dan alat kemoterapi.

Sedangkan data seputar kanker serviks di NTT kata Dokter Laurens David Paulus, tahun 2015 sebanyak 240 kasus, 2016 910 kasus dan tahun 2017 860 kasus. Dokter Laurens David Paulus mengatakan, sesungguhnya angka ini hanya muncul di permukaan saja.

Baca: Tidak Sekedar Bumbu Dapur, 5 Manfaat Garam yang Tak Terduga di Kehidupan Sehari-hari

Baca: Jenna Harus Bolak-balik Toilet 60 Kali dalam Sehari Gegara Mengidap Penyakit Ini

"Ibarat fenomena gunung es. Sesungguhnya angkanya jauh di atas itu. Kita belum menghitung dari kabupaten-kabupaten di NTT," kata dokter Laurens yang juga anggota panitia kegiatan ini.

Para peserta diperkirakan mencapai 300 orang merupakan utusan dari kabupaten/kota di NTT. Panitia kata Dokter Unedo mengharapkan keterlibatan peserta baik dokter umum, bidan, dokter spesialis obgyn dan dokter konsultasi onkogin.

Materinya, yakni skrening kanker serviks, KB, penanggulangan pendarahan pasca persalinan dan penanganan kanker ginekologi/kandungan terkini.

Baca: Inilah Sumber Pundi Pundi Keuangan Kerajaan Inggris, Tajirnya Melintir

Baca: lima Sifat Cewek Jepang yang Sangat Unik dan Banyak Dijumpai di Negara Sakura

"Pada tanggal 5 sampai 6 kita melakukan seminar, diskusi dan praktik. Sedangkan tanggal 7 peserta melakukan wisata ke Pulau Komodo dan pulau-pulau sekitarnya," katanya.

Dokter Heru Tjahyono mengatakan, PB POGI pusat memberi kepercayaan kepada POGI NTT sebagai hal yang luar biasa untuk menggelar seminar berskala nasional bahkan internasional di NTT. Ia juga mengharapkan keterlibatan semua pihak untuk menyukseskannya.

Saat memberi keterangan pers itu hadir panitia kegiatan ini, yakni dr.Laurens David Paulus, SpOG,K, dr. Erna Rantela'bi, SpOG, dr. Kiswa Anggraeny, SpOG, penasehat POGI NTT, dr. Heru Tjahyono, SpOG; dr. Andree Hartanto, SpOG dan beberapa dokter lainnya. (*)

Penulis: Paul Burin
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved