Angin Kencang, Padi Sawah Tadah Hujan di Oesao Rata Tanah

Angin kencang menyebabkan sejumlah lahan padi sawah tadah hujan di Oesao, rata dengan tanah alias rusak dan tak bisa dipanen.

Angin Kencang, Padi Sawah Tadah Hujan di Oesao Rata Tanah
POS KUPANG/EDY HAYONG
Padi sawah tadah hujan yang belum dipanen rusak rata tanah di Oesao, MInggu (6/5/2018) 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayon

POS-KUPANG.COM, OESAO - Padi sawah tadah hujan milik petani di Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang sejak April 2018 lalu rusak berat.

Padi yang sudah siap panen itu tertidur rata tanah akibat angin kencang yang melanda daerah ini beberapa waktu lalu.

Sampai saat ini Dinas Pertanian Kabupaten Kupang belum mendapat laporan dari penyuluh pertanian soal berapa besar kerugian petani akibat bencana angin kencang yang merusakan padi warga ini.

Baca: Adow 22 Desa di Manggarai Timur Belum Ada Laporan SPJ Dana Desa Tahun 2017

Baca: Anggota DPRD Leonardus Kembali Ingatkan Kades di Matim Soal Dana Desa

Baca: Hei Para Paslon Pilgub NTT, Anda Jangan Seperti Penegak Hukum Ya

Baca: Lagi, Satlantas Polres Sumtim Amankan Puluhan Kendaraan

Disaksikan Pos Kupang, Minggu (6/5/2018), kerusakan padi sawah tada hujan milikw petani ini terlihat sejak dari arah Pasar Oesao.

Padi yang sudah berbulir untuk siap panen tertidur di tanah.

Halaman
12
Penulis: Edy Hayong
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved