Werang Serang Lamboya, Petani Terancam Gagal Panen. Begini Penjelasan Camat

berbagai persoalan terkait serangan hama weteng telah disampaikan kepada petugas penyuluh lapangan hingga dinas pertanian.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Camat Lamboya, Thimotius Ragga, S.Sos 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK- Camat Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Thimotius Ragga, S.Sos, mengatakan, empat desa di daerah pesisir pantai Lamboya yakni Desa Patiala Bawah, Lamboya Bawah, Watukarere dan Paramoko terancan rawan pangan.

Hal itu karena para petani mengalami gagal panen padi tahun ini akibat terserang hama wereng. Kalaupun ada petani yang memanen tetapi hasilnya sangat berkurang dibandingkan tahun sebelumnya.

Bahkan ada petani sama sekali tidak bisa memanen karena tanaman padi habis termakan wereng.

Camat Lamboya Thimotius Ragga, S.Sos menyampaikan hal itu di Lamboya, Sabtu (5/6/2018) pagi.

Menurutnya, berbagai persoalan terkait serangan hama weteng telah disampaikan kepada petugas penyuluh lapangan hingga dinas pertanian.

Petugas dinas pertanian telah menurunkan obat tanaman paditetapi hasilnya tidak memuaskan.

Di wilayah pantai ini, para petanin hanya mengandalkan tanaman padi sawah. Sedangkan tanaman jagung dan tanaman ubi tidk bisa ditanam karena tanah putih.

Mengantisipasi hal itu, pemerintah Kecamatan Lamboya telah meminta masyarakat mempersiapkan lahan sepanjang pinggir kali untuk tanam jagung. Saat ini, para petani sednag menyiapkan lahan tersebut.

Ia juga telah berkoordinasi dengan dinas pertanian untuk membantu benih jagung yang akan ditanam pada lahan yang sudah disiapkan petani.

Ia berharap para penyuluh lapangan senantiasa memberikan dampingan kepada petani agar pola kerja petani lebih meningkat. (*)

Baca: Warga Bello Buka Jalan Lingkungan Belo - Kolhua

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved