Suster St. Carolus Barromeus Kupang Adakan Pengobatan Gratis di Desa Oeltua

keberadaan mereka jauh dari rumah sakit atau puskesmas, sehingga harus mengeluarkan banyak biaya.

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Ferry Ndoen
pos kupang.com, Orys Goti Sina
suster sedang melayani warga Oeltua 

Laporan Reporter POS KUPANG.com, Orys Goti Sina

POS KUPANG.COM | KUPANG- Dalam rangka menyambut yubillium 100 tahun kongregasi Carolus Barromeus di Indonesia, suster-suster Cinta Kasih St. Carolus Barromeus dan rumah sakit St. Carolus Barromeus cabang Kupang adakan pengobatan gratis bagi warga,di Desa Oeltua, Kupang di Halaman Gereja Katolik St. Hendrikus Oeltua. Sabtu, (04/05/18).

Ada beberapa pertimbangan mengapa warga desa Oeltua menjadi pilihan mendapat pengobatan gratis.

Sr. Assisia, CB selaku kepala bidang keperawatan RS Barromeus mengatakan, secara ekonomi sebagian besar warga desa Oeltua terlogong tak mampu.

Selain itu keberadaan mereka jauh dari rumah sakit atau puskesmas, sehingga harus mengeluarkan banyak biaya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, salah satu warga Oeltua Fransiska Ave (20) terindikasi terkena penyakit demam berdarah. Ia kemudian dirujuk ke RS Barromeus.

"Tadi ada seorang gadis, saat diperiksa kami menemukan adanya indikasi dia terkena demas berdarah. Yah supaya mendapat kepastian lebih lanjut dan pemeriksaan yang lebih lengkap, ia kami rujuk ke RS Barromeus," ungkapnya.

Kepala desa Oeltua, Daniel Mananael antusias dengan kegiatan pengobatan gratis ini.

"Ini program yang bagus dan bermanfaat bagi masyarakat. Saya mewakili warga desa Oeltua sangat berterima kasih kepada para suster dan pihak RS Barromeus karena telah menyelenggarakan pengobatan gratis di desa kami ini," ungkap Daniel.

Hadir pula mahasiswi dan mahasiswi Undana yang sedang menjalankan kuliah kerja nyata (KKN) di desa Oeltua membantu berlangsungnya kegiatan dimaksud.

Dari hasil pengamatannya selama dua bulan, Yordi Kua Mahasiswa KKN mengatakan keberadaan puskesmas pembantu (Pustu) tidak banyak membantu warga setempat.

"Ada Pustu di desa ini, namun tidak banyak membantu. Hampir setiap hari Pustu kosong. Hanya ada dua perawat dan 2 kali seminggu saja mereka hadir di Pustu," Ungkap Yordi.

Kegiatan ini disambut antusias oleh warga Oeltua. mereka amat terkesan dengan para perawat, dokter dan suster, yang melayani mereka dengan lembut dan ramah.

"Saya senang sekali, cara mereka melayani. Lembut dan ramah. Mudah-mudahhan mereka bisa ke sini lagi di lain kesempatan. Ungkap Ribka Nenggesa (54).

Mewakili kongregasi Suster Cinta Kasih Carolus Barromeus dan RS Carolus Barromeus, Sr. Assisia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa Oeltua, orang muda katolik, dan mahasiswa Undana yang telah membantu dalam pelayanan pengobatan gratis ini. (*)

Baca: Rumah Ilma Perkenalkan Sain kepada Siswa di Ende. Ini Maksudnya

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved