Liga Europa

Pelatih Atletico Diego Simeone Diskors Empat Pertandingan, Inilah Penyebabnya

Simeone telah menjalani satu larangan pertandingan setelah hanya diperkenankan menonton dari tribun pada Kamis

Pelatih Atletico Diego Simeone Diskors Empat Pertandingan, Inilah Penyebabnya
AFP PHOTO / JAVIER SORIANO
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone. 

POS KUPANG.COM, MADRID - Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone dijatuhi hukuman skorsing untuk empat pertandingan karena menghina seorang ofisial pertandingan dengan kata-kata kasar kepada wasit selama semifinal Liga Eropa pekan lalu, dalam pertandingan leg pertama melawan Arsenal.

Demikian pengumuman Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) pada Jumat (4/5/2018) waktu setempat.

Simeone telah menjalani satu larangan pertandingan setelah hanya diperkenankan menonton dari tribun pada Kamis (3/5/2018) saat Atletico mengalahkan Arsenal 1-0 di leg kedua untuk maju ke final Liga Eropa, demikian laporan Reuters. Dia juga didenda 10.000 euro.

Komisi Pengawasan, Etika dan Disiplin UEFA juga mendenda klub Atletico Madrid senilai 10.000 euro, setelah para penggemarnya melempar beragam benda ke lapangan saat pertandingan berlangsung.

Dengan demikian, Simeone akan absen di final melawan Olympique de Marseille pada 16 Mei 2018.

Atletico Madrid dan Marseille akan berjumpa pada final kompetisi sepak bola Liga Europa 2018 setelah kedua klub tersebut memenangi laga semifinal.

Dalam pertandingan semifinal leg kedua Kamis lalu di Madrid, klub Spanyol Atletico menang 1-0 atas klub Inggris Arsenal.

Dengan skor tersebut Atletico unggul agregat 2-1 dan berhak ke final. Sebelumnya pada leg pertama berakhir imbang 1-1.

Gol tunggal kemenangan Atletico dicetak Diego Costa di akhir babak pertama.

Sementara itu pertandingan semifinal leg kedua lainnya antara tuan rumah Salzburg Austria dan Marseille Prancis, dipantau melalui laman UEFA, berlangsung ketat hingga harus perpanjangan waktu.

Salzburg menang 2-0 di waktu normal 90 menit sehingga agregat 2-2.

Dua gol Salzburg terjadi di menit 53 oleh pemain asal Mali Amadou Haidara, dan gol bunuh diri pemain Marseille di menit 65.

Dalam perpanjangan waktu, Marseille berhasil mencetak gol pada menit ke-116 melalui Rolando Fonceca.

Agregat 3-2 untuk Marseille, dan klub Prancis itu lolos ke final Liga Europa.

Editor: Putra
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved