Hakim Ingatkan Fredrich Yunadi Kontrol Suaranya

Sepanjang persidangan, majelis hakim sempat dua kali mengingatkan Fredrich Yunadi agar volume suaranya bisa dikontrol.

Hakim Ingatkan Fredrich Yunadi Kontrol Suaranya
KOMPAS.COM
Terdakwa kasus merintangi penyidikan kasus korupsi KTP elektronik, Fredrich Yunadi mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (12/4/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Sepanjang persidangan, majelis hakim sempat dua kali mengingatkan Fredrich Yunadi agar volume suaranya bisa dikontrol.

Peringatan itu disampaikan saat Fredrich Yunadi diperiksa selama enam jam sebagai tersangka kasus dugaan menghalangi penyidikan e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (4/5/2018).

Baca: Saat Bersaksi untuk Terdakwa Dokter Bimanesh, Fredrich Yunadi Jelaskan soal Benjol Segede Bakpao

Ini diawali saat Jaksa KPK menyatakan keberatan dengan pernyataan Fredrich Yunadi yang menyatakan penyidik Riska disersi dari Polri. Menurut jaksa, Riska masih mendapat uang pensiun dari Polri.

"Saya punya bukti. Mereka semua penyidik KPK dulu mau ditangkap, kena Undang-Undang Darurat soal senjata gelap," terang Fredrich dengan nada tinggi.

Baca: Setya Novanto Sebut Lapas Sukamiskin akan Menjadi Pesantren Baginya untuk Berdoa

Melihat itu, hakim lanjut memperingati Fredrich Yunadi. "Tolong suaranya dikecilin dikit. Biar tensinya turun. Saudara kan punya hipertensi," kata hakim.

"Kalau Jaksa Penuntut Umum yang nanya, tensinya tinggi terus," celetuk jaksa KPK.

Baca: Inilah Rumah Baru Mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto

Jaksa KPK melanjutkan kembali pertanyaannya, sudah berapa kali Fredrich Yunadi berkunjung ke DPR RI. Fredrich menjawab khusus ke ruang Ketua DPR RI, baru satu kali yakni pada 15 November 2017.

"Saksi apa benar memerintahkan pengamanan sendiri?" tanya jaksa lagi. Fredrich Yunadi membenarkan dia memerintahkan anak buahnya untuk membawa serta teman-temannya yang berbadan besar melakukan penjagaan di ring dua Rumah Sakit Medika Permata Hijau.

Pertanyaan jaksa lagi, Fredrich Yunadi tahu darimana keluarga pasien di ruang VIP merasa terganggu dengan kehadiran penyidik KPK, rupanya kembali membuat Fredrich emosi.

"Karena ada keluarga ngomong sama saya. Pak kok berisik sekali sih. Waktu itu Jaksa ada di tempat gak!" bentak Fredrich Yunadi.

"Suaranya kecilin dikit," ungkap hakim menegur Fredrich Yunadi.

"Udah kecil ini pak," jawab Fredrich Yunadi. "Belum, kecilkan dikit intonasinya. Nanti tensi bapak naik," kata hakim. "O iya pak," singkat Fredrich. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved