Selasa, 28 April 2026

PLN Bangun Kelistrikan di NTT Secara Interkoneksi Sehingga Listrik lebih Handal. Ini Sistemnya

Ada satu sistem interkoneksi di Timor Semua pembangkit terhubung dengan transmisi tegangan tinggi 70 KV.

Penulis: Hermina Pello | Editor: Ferry Ndoen
pos kupang.com, hermina pello
Undangan yang hadir pada acara meet and greet costumer 

Laporan Wartawan POS-KUPANG. COM, Hermina Pello

POS-KUPANG. COM, KUPANG - - PT PLN Wilayah NTT sementara melakukan pembangunan agar sistem kelistrikan di NTT bisa lebih handal melalui sistem Interkoneksi.

General Manager PT PLN Wilayah NTT, Christyono pada acara meet and greet costumer di Swiss Belinn Kristal Hotel, Kamis (3/5/2018) mengatakan di NTT Kondisi saat ini ada 17 sistem yang terpisah pisah dan ukuran masing masing sistem terpisah.

"Ada satu sistem interkoneksi di Timor Semua pembangkit terhubung dengan transmisi tegangan tinggi 70 KV.

Yang sudah dibangun dan akan diselesaikan interkoneksi Flores dari Manggarai Barat sampai ke Timur Flores dan ada rencana hubungkan Larantuka dengan Adonara. Memperpanjang interkoneksi ke Adonara dan Lembata, " kata Christyono.

Menurutnya, di Pulau Sumba juga akan dibangun sistem Interkoneksi namun kendala di Sumba yakni wilayah luas tapi tingkat kerapatan rendah. Sedangkan untuk Pulau Sabu tidak bisa digabung.

Sampai dengan kondisi saat ini semua sistem dalam.
"Kondisi aman dengan cadangan 20-30 persen pada beban tertinggi yang ada di sistem tersebut. Untuk di Timor ada cadangan sampai 30 Mw sementara yang tertinggal penggunaan pada 86 MW sehingga total 116 MW" katanya.

Dikatakan pembangkit saluran 116 MW ke sistem 70 KV sampai ke Atambua.. Kami juga bangun transmisi 150KV dari Bolok dari Panaf ke utara potong Timor ke Malaka dan tersambung di Atambua karena PLN antisipasi pusat perkembangan.

PLN akan berusaha mengcover semua Pulau tapi pelanggan lebih arah investasi di malaka.

Undangan yang hadir pada acara meet and greet costumer
Undangan yang hadir pada acara meet and greet costumer (pos kupang.com, hermina pello)

"Saat inj 150 KV belum ada tapi kami tidak suruh tunggu, kami ada opsi untuk bangun jaringan suplai. Dengan adanya Calon potensi industri bisa untuk percepatan realisasi transmisi" katanya .

Di Flores jelasnya, hari ini yang sudah terinterkoneksi. Dia menjelaskan akan ada tambahan Pembangkit listrik 20 MW pada Juni, ada PLTU Ropa, dan juga 40 MW yang akan operasi pada Oktober di Maumere dan lainnya.

"Ini semua akan diinterkoneksi dalam 150 KV, 'katanya.
Untuk Sumba berbeda karena hampir seperti Timor.

"Tidak ada sumber energi seperti panas bumi tapi energi baru terbarukan besar potensi, Kerapatan penduduk rendah tapi luas. Saat ini ada dua pembangkit yakni di SDB dan Sumba Timur.

Baca: Begini Perkembangkan Kasus Anggota DPRD Ende Memukul Petugas Bandara

" Ini juga akan interkoneksi. Kami juga bekerja yang diminta investor untuk pembangunan pabrik gula di Sumba Timur," katanya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Tags
PLN
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved