Anak Paud-TK di Kupang Diminta Bercerita tentang Museum

Museum sebagai media penyimpanan barang-barang peninggalan purbakala, edukasi dan rekreasi. Anak- anak beserta pendamping diundang ke museum

Anak Paud-TK di Kupang Diminta Bercerita tentang Museum
istimewa
Suasana pentas seni Hardiknas tanggal 2 Mei 2018, di Taman Budaya. Kegiatan ini kerjasama LPMP, Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Dinas Kebudayaan NTT, UPTD Bahasa dan UPTD PAUD. 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Ferry Ndoen

POS KUPANG.COM, KUPANG -Dinas Kebudayaan Provinsi NTT akan mengadakan kegiatan lomba story telling tingkat PAUD dan TK se Kota Kupang yang direncanakan akan digelar tanggal 11 Mei 2018.

Kegiatan ini dalam memeriahkan dan merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tangal 2 Mei 2018.

Lomba story telling merupakan satu diantara sejumlah kegiatan yang menjadi program Dinas Kebudayaan Provinsi NTT, yakni Museum Masuk Sekolah. Karena

"Museum sebagai media penyimpanan barang-barang peninggalan purbakala, edukasi dan rekreasi. Anak- anak beserta pendamping diundang ke museum untuk melihat dari dekat isi sejumlah barang- barang peninggalan hasil koleksi Dinas Kebudayaan NTT yang berasal dari 22 kabupaten/kota," jelas

Kadis Kebudayaan Provinsi NTT, Sinun Petrus Manuk melalui Kabid Kepurbakalaan dan Permuseuman, Fransiskus Sales, S.Pd, MM saat dihubungi Pos Kupang.Com, Kamis (3/5/2018) menjelaskan, anak- anak diajak berjalan mengitari museum di pandu tim pemandu untuk melihat isi museum.

"Lalu anak-anak diminta menceritakan atau mendongen sesuai pilihannya. Setiap sekolah mengutus dua orang (putra/putri)," ujarnya.

Kegiatan tersebut bermaksud menggalakan kegiatan kunjungan museum.

"Apalagi museum adalah tempat penyimpan sejumlah cerita peñinggalan purbakala yang harus menjadi bahan ceritera lanjutan kepada teman-temang atau orang lain.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membekali anak-anak sejak dini tentang kebudayaan, adat istiadat dan bahasa daerah yang dapat membentuk karakter atau jati diri yang menjadi unsur-unsur penopang pilar kehidupan berbangsa dan bernegara Kesatuan Republik Indonesia," papar Frans Sales.

Untuk menyemarakan kegiatan tersebut, lanjutan Frans, panitia menyediakan sejumlah hadiah door prize bagi anak-anak peserta lomba dan guru pendamping.

Kegiatan lomba story telling dikoordinir Kepala Seksi Edukasi dan Promosi, Ibu Christin Gero. M.Si, didukung Kasi Pengkajian dan Koleksi, Dra. Rosalina Dida, Kasi Cagar Budaya Ibu Ayu Putu dan staf Bidang Purbakala dan Permuseuman.

"Kami mengajak masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya, untuk datang berkujung ke Museum Negeri Kupang agar menyaksikan kegiatan lomba story telling yang akan dirangkaikan pentas seni tradidional anak-anak PAUD dan TK.

Kami mengharapkan doa dan dukungan masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya agar kegiatan berlangsung tertib, aman, lancar dan berkualitas." kata Frans sembari memberi Salam Kebudayaan "Beta Budaya. Beta NTT." (fen)

Baca: Didua Tilep Dana Desa, Kades Ua Jadi Tersangka. Ini Penjelasan Penyidik

Fransiskus Sales, SPd, MM
Fransiskus Sales, SPd, MM (istimewa)
Penulis: Ferry Ndoen
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved