Gubernur Lebu Raya Sebut Ini Ukuran Sukses Koperasi

Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, mengatakan ukuran koperasi kuat adalah anggota hidup lebih sejahtera setelah menjadi anggota.

Gubernur Lebu Raya Sebut Ini Ukuran Sukses Koperasi
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO'A
Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya menyalami peserta RAT Kopdit Obor Mas di Auditorium Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, di Pulau Flores, Sabtu (28/4/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, mengatakan, koperasi yang besar dan kuat bukan sekadar mengumpulkan aset yang besar dan menyalurkan dana pinjaman yang besar kepada anggotanya. Yang utama adalah anggota hidup lebih sejahtera setelah menjadi anggota.

"Kalau dia jadi anggota juga hidupnya tetap biasa-biasa saja, maka koperasi harus evaluasi diri," kata Frans saat membuka RAT ke-34 Koperasi Kredit (Kopdit) Obor Mas di Auditorium Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, Sabtu (28/4/2018).

Baca: Gubernur NTT Tantang Obor Mas Buka Unit Usaha

Frans menegaskan, koperasi bukan hanya jadi soko guru ekonomi rakyat, tetapi juga menjadi idiologi negara Pancasila. Di koperasi, idiologi negara dijaga.

Menurut Frans, idiologi negara itu tertuang di dalam pidato Bung Karno, tanggal Juni 1945. Dia menguraikan lima sila, bila terlalu banyak dibuat menjadi trisila yakni sosio nasionalisme, sosio demokrasi dan Ketuhanan. Bahkan bila trisila juga masih banyak dipadatkan menjadi ekasila yakni gotong royong.

Baca: Dikepung Ribuan Ular, Laki-laki Ini Tidak Takut? Ternyata Ini Sebabnya

"Gotong royong adanya di koperasi. Saling membantu, cinta kasih, mendukung dan mendorong ada di koperasi. Saya dorong koperasi tumbuh berkembang dan maju," kata Frans.

Selama 10 tahun memimpin NTT, Frans mengakui koperasi tumbuh pesat dan telah mengantarnya menerima banyak penghargaan pemerintah pusat. Kehadiran membuka RAT Obor Mas sekaligus menyampaikan terima kepada pelaku koperasi karena kerjanya menjadikan koperasi di NTT makin maju.

Baca: Heboh! Billy Syahputra Jatuh Pingsan Saat Salami Syahnaz di Pernikahan. Begini Kisahnya

"Artinya banyak pengakuan negara terhadap kerja keras kita untuk tumbuh dan kembangkan koperasi. Saya mulai kampanyekan koperasi ketika masyarakat nilai negatif, tidak percaya dengan koperasi," tandas Frans. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved