Festival Tiga Gunung di Lembata, Kok Manajemen Bandara Wunopito Belum Tahu?

Kepala UPBU Wunopito Lewoleba, Wisma Florianus, belum tahu agenda kepariwisataan terkait pelaksanaan Festival Tiga Gunung di Lembata

Festival Tiga Gunung di Lembata, Kok Manajemen Bandara Wunopito Belum Tahu?
POS-KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Kepala Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) Wunopito Lewoleba, Wisma Florianus 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Sampai saat ini Kepala Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) Wunopito Lewoleba, Wisma Florianus, belum tahu agenda kepariwisataan terkait pelaksanaan Festival Tiga Gunung yang akan segera dimulai.

Karena itu, ia belum tahu apa yang harus dilakukannya dalam rangka menyambut kehadiran wisatawan apabila mereka berkunjung ke Lembata melalui jalur udara via Bandara Wunopito, Lewoleba.

Baca: 100 Wisatawan Siap Ramaikan Festival Tiga Gunung di Lembata, Ini Tempat yang Mereka Kunjungi

"Sampai sekarang kami juga belum tahu apa yang harus kami lakukan terkait penyelenggaraan festival itu. Tapi pada hakikatnya kami siap menyukseskan agenda akbar di daerah ini," ujar Wisma, ketika ditemui POS-KUPANG.COM, Kamis (26/4/2018).

Ia mengungkapkan hal tersebut, ketika dikonfirmasi soal kesiapan Bandara Wunopito dalam menyambut wisatawan yang akan datang untuk menikmati keindahan alam dan budaya di kabupaten satu pulau ini.

Baca: Ini Daftar Kabupaten yang Meraih Penghargaan dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT

Dikatakannya, Lembata memiliki panorama alam yang tiada duanya di negeri ini. Keindahan alamnya mungkin berada di urutan kedua setelah Bali. Tak hanya potensi alam di darat tetapi juga laut yang bersih dan membiru.

"Saking bersihnya air laut, bila kita melepas pandangan ke arah laut, kita bisa memandang langsung sampai ke dasar laut dengan aneka jenis ikan yang berenang bebas di dalamnya. Ini tentunya sangat luar biasa," ujar Wisma.

Baca: Juragan Bakso Arema Terhenyak Mendengar Herman Sudah Meninggal

Potensi alam yang demikian, lanjut Wisma, menjadikan Lembata sebagai daerah yang pantas menjadi daerah tujuan wisata. Karena bentangan alamnya sungguh indah untuk dinikmati oleh semua orang.

Lantaran kehebatan alam itu, kata dia, pihaknya sebagai pengelola bandara di Lembata, senantiasa mendukungnya dengan mendandani area bandar udara yang pro pariwisata.

"Saat ini kami juga sedang mendandani bandara agar indah dipandang mata. Bandara ini akan kami bangun dengan aneka bentuk yang indah, sebagai rangsangan bagi wisatawan untuk selalu datang ke daerah ini," ujarnya.

Begitu juga apabila hendak meninggalkan Lembata, maka mereka pasti akan berpose ria di bandara ini. "Ini sebagai bentuk dari usaha kami agar mereka terus bercerita tentang Lembata dan akan menggugah mereka untuk datang lagi di lain hari," ujar Wisma. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved