Walaupun Menguntungkan, Ternyata Bawang Merah Juga Mudah Terserang Penyakit Ini

Meski budidaya bawang merah itu sangat menguntungkan tapi tanaman ini juga rentan terhadap penyakit

Walaupun Menguntungkan,  Ternyata Bawang Merah Juga Mudah Terserang Penyakit Ini
ISTIMEWA
Ilustrasi bawang merah 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Membudidayakan bawang merah sangat baik untuk para petani. Selain mudah ditanam, bawang merah juga cepat berproduksi dengan hasil yang sangat menggembirakan. Itulah sebabnya, menanam bawang merah itu petani akan sangat diuntungkan.

Baca: Petani Asal NTB Ini Datang Tanam Bawang di Lamahora Lembata, Begini Pesannya

Lukman Abdullah, seorang petani bawang merah di Lewoleba, mengungkapkan hal tersebut kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (22/4/2018). Lukman merupakan salah satu petani bawang di Kabupaten Lembata.

Baca: Mohammad Zahri Lantik Badan Pengurus JSIT NTT

Dikatakannya, meski budidaya bawang itu sangat menguntungkan, tetapi petani juga harus hati-hati. Sebab bila gagal merawatnya saat tumbuh, maka tanaman itu tidak bisa menghasilkan umbi seperti yang diharapkan.

"Menyiraminya dengan air, memang baik untuk merangsang pertumbuhan tanaman tersebut. Tapi kalau terlalu banyak air juga kurang baik, begitu juga sebaliknya. Tanaman itu akan mudah terserang kanker," ujar Lukman.

Baca: BPJS Kesehatan Cabang Kupang Siap Jadikan Bose Sei Luat Sajian Wajib Kegiatan Kesehatan

Ciri-ciri tanaman bawang terserang kanker, lanjut Lukman, adalah batangnya mengecil lalu mengeras. Kalau sudah seperti ini, berarti tanaman itu gagal panen. Kalau pun bisa dipanen maka hasilnya kurang maksimal.

Lukman kemudian menceritakan pengalamannya tatkala ia berbagi pengetahuan menanam bawang merah dengan seorang petani asal Ile Ape.

Halaman
12
Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved