Waspada! Potensi Tsunami di Kota Kupang Capai Sembilan Meter

Selain Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Ngada, dan Manggarai, Kota Kupang juga berpotensi mengalami bencana alam yang sangat dahsyat.

POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Penjabat Bupati Mabar, Tini Thadeus 

Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Selain tiga daerah yang mengalami cuaca ekstrem seperti Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Ngada, dan Manggarai, Kota Kupang juga berpotensi mengalami bencana alam yang sangat dahsyat.

"Di kota ini salah satu ancaman bencana alam adalah tsunami," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT, Tini Thadeus, seusai memberikan materi dalam forum musyawarah pengurangan risiko bencana di Aula Hotel Amaris-Kupang, Kamis (19/4/2018).

Baca: Sido Muncul Kembalikan Senyum 36 Warga NTT

Thadeus mengatakan, Kota Kupang yang terletak persis di Teluk Kupang dan berada di Laut Sawu, membuat kota ini rawan terkena bencana tsunami.

"Musuh tsunami itu kan teluk. Kita ada Teluk Kupang. Dan itu sangat berbahaya bagi kota kita ini," jelas Thadeus.

Baca: Sido Muncul Bantu RS St. Carolus Borromeus Rp 111.750.000

Menurutnya, data yang dikeluarkan BPBD Provinsi NTT, tingginya tsunami yang terjadi di Teluk Kupang mencapai sekitar sembilan meter.

Thadeus menjelaskan, tsunami setinggi sembilam meter itu, dapat memporak porandakan semua Kota Kupang dan wilayah sekitarnya.

"Itu artinya bahwa mulai dari Oeba sampai Namusain terkena tamparan gelombang tsunami," ungkap Thadeus.

Thadeus menjelaskan, penempatan-penempatan pembangunan pemukiman warga di Kota Kupang harus memperhatikan risiko bencana yang akan terjadi.

Hal itu dilakukan agar warga Kota Kupang dapat terhindar dari risiko terjadinya bencana tsunami. "Kalau ada ujian bencana yang terjadi, masyarakat di kota ini aman," kata Thadeus.

Ia mengharapkan, masyarakat di daerah pantai agar dapat membangun rumah harus secara vertikal, bukan secara horisontal. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved