Ini Lho Urgensi Pembentukan Museum Olahraga NTT

NTT juga memiliki ragam kekayaan olahraga tradisional dan peralatan , busana tradisional olahraga di 22 kabupaten dan kota

Ini Lho Urgensi Pembentukan Museum Olahraga NTT
istimewa
NTT dengan tarian khas Flobamora di Parade Tari Nusantara Tingkat Nasional tgl 12-16 Apri 2018 kemarin di Taman Mini Indonesia Indah. Diikuti 20 Provinsi.

Laporan Wartawan Pos.Com, Ferry Ndoen

POS KUPANG.COM, KUPANG - Dinas Kebudayaan Provinsi NTT akan mereposisi/penataan di Museum Negeri NTT. Hal ini merujuk pada filosofi /falsafa hidup berbangsa/bernegara Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Ibarat Hidup yang "HARMONI" atau Balance , harus didukung oleh 3 Unsur yang menjadi penopang dari pilar-pilar kehidupan berbangsa dan bernegara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat majemuk ini," hal ini dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi NTT, Piter Manuk melalui Kabid Permuseuman, Fransiskus Sales, Spd, MM, kepada Pos Kupang,com, .

Menurut Frans Sales, tiga unsur yang menjadi perekat empat pilar kebangsaan yaitu Pendidikan, Olahraga, dan Budaya. Ketiga unsur ini teritegrasi menjadi satu kesatuan yang terkait erat satu dengan lainnya.

"Dalam pemuseuman barang-barang peninggalan diantaranya, budaya, adat istiadat, teknologi/peralatan tradisional, mata penceharian hidup pendidikan, olahraga

Yang telah dibuat oleh pelaku- pelaku budaya, pendidikan dan olahraga pada lampau dan sekarang harus dimeseumkan dengan baik. Museum adalah Bank data untuk.menyimpan bahan-bahan karya-karya besar yang dibuat oleh tokoh pendidikan, tokoh-tokoh budayawan dan tokoh serta pelaku-pelaku olahraga di Nusa Tenggara Timur pada masa lampau dan saat ini dalam mengkat harkat dan martabat daerah Flobamorata tercinta," kata Fransiskus.

Menurutnya, ini harus tersimpan baik pada tempatnya, yaitu Museum. Museum negeri kupang contenya; harus menyimpan bahan-bahan dan karya-karya besar peninggalan pada masa lampau dan saat ini menjadi kelanjutan cerita dari generasi kegenerasi berikutnya. Hal ini agar museum tidak terkesen sebagai tempat penyimpan / tetapi tempat tersimpan sejumlah baran, dan hasil karya.

"Ya..., semua harus diceritakan. Contohnya menyangkut cerita tentang pendidikan, olahraga dan kebudayaan. Cerita terkait pendidikan di NTT masa lampau dan saat ini tokoh pendidikan NTT di masa lampau diantaranya. I.H. Doko, dan lainya. Budayawan/ seniman diantaranya Gerson Poyk dan lainya, Pelaku olahraga legendaris pelari maraton NTT Amos K, mantan atlet tinju olimpiade NTT, Brigjen Polisi Johni Asadoma saat ini menjadi Wakapolda Sulut dan Hermenesen Balo.SH.

Selain itu, ada Mace Sihanenia, Matilda F. Pejuang, tokoh dan pelaku olaraga NTT almarhum Bernabas nDjuurumana.

"NTT juga memiliki ragam kekayaan olahraga tradisional dan peralatan , busana tradisional olahraga di 22 kabupaten dan kota se- NTT yang belum terdata dan dimeseumkan pada Museum Negeri Kupang," tambahnya.

Terkait hal tesebut diatas dan Regulasi yang ada, yakni UU Sistem Pendidikan no 20 tahun 2003 , UU Sistem Keolahraga Nomor 3 tahun 2005 dan UU Kebudayaan tahun 2017 menjadi payung hukum daerah /orrganisasi birokrasi dapat melakukan inovasi-inovasi kebijakan sesuai kondisi dan karakeristik kebutuhan daerah / instansi dalam memberi pelayanan kepada publik yang efisien, efektif dan produktif. (fen)

Kontingen Budaya NTT
Kontingen Budaya NTT (istimewa)

Baca: Penjabat Sekda Jual Pariwisata Lembata

Tags
Museum
Penulis: Ferry Ndoen
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved