Sebelum Dibekuk, Pencuri Emas Itu Naik ke Lantai IV Lemudian Lompat dari Ruko ke Ruko

Upaya melacak keberadaan AO, oknum pencuri barang perhiasan emas milik Ny. Marieta Oda, ternyata terus dilakukan oleh keluarga Ny. Marieta.

Sebelum Dibekuk, Pencuri Emas Itu Naik ke Lantai IV Lemudian Lompat dari Ruko ke Ruko
POS-KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Marieta Oda 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Upaya melacak keberadaan AO, oknum pencuri barang perhiasan emas milik Ny. Marieta Oda, ternyata terus dilakukan oleh keluarga Ny. Marieta.

Keluarga itu menghubungi keluarganya di Batam. Setelah menuturkan sekilas tentang dugaan bahwa AO mencuri perhiasan emas milik Ny. Marieta, keluarga korban di kota itu pun langsung beraksi.

Baca: Marieta Dapat Giwang Setelah Diberi Petunjuk Ciri-ciri Pelaku oleh Pedagang di Pasar Pada

Mereka mencari AO dari satu tempat ke tempat lainnya, hingga akhirnya mereka mendapati yang bersangkutan di tempat kosnya. Setelah menemukan orang yang dicari, mereka lantas mengabarkan kembali ke Lewoleba.

Mungkin karena merasa takut kalau perbuatannya telah dicium keluarga korban, akhirnya AO pun melarikan diri. Saat itu AO berpura-pura hendak ke kamar mandi dan setelah itu yang bersangkutan melarikan diri.

Baca: Pencuri Ini Ambil Emas Tinggalkan Gading, Siapa Dia?

Kepada Pos-Kupang.Com di Mapolres Lembata, Rabu (18/4/2018), keluarga korban menuturkan, lantaran terlalu lama menunggu namun AO tidak kembali, akhirnya keluarga langsung bergerak untuk mencari keberadaan pelaku.

Tak dinyana, AO ditemukan naik ke salah satu gedung lantai IV di Batam dan dari gedung itu, oknum pencuri tersebut lantas melompat dari satu ruko ke ruko lainnya untuk menyelamatkan diri.

Meski demikian, AO akhirnya berhasil diringkus. Setelah diringkus, AO diamankan oleh aparat kepolisian setempat hingga akhirnya dijemput aparat Polres Lembata untuk dibawa ke Lembata.

Saat ini, AO meringkuk dibalik jeruji besi Mapolres Lembata. Keluarga korban menyebutkan, mereka tak mau memberi maaf kepada oknum bersangkutan. Mereka menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus itu oleh aparat penegak hukum.

Terbetik kabar, AO pernah melakukan tindakan serupa, yakni mencuri perhiasan emas milik tetangga Ny. Marieta Oda. Atas perbuatan itu, OA mendapat ganjaran 8 bulan penjara.

"Kami pikir setelah dihukum 8 bulan penjara, AO menyadari perbuatannya dan tidak mengulanginya lagi. Ternyata AO tidak bertobat. AO mengulangi perbuatannya mencuri perhiasan emas di rumah kami. Ini yang membuat kami kecewa. Kami serahkan kasus ini sepenuhnya kepada aparat penegak hukum," ujar Ny. Marieta. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved