Ini Pengakuan Bupati Kamelus untuk PDAM Manggarai

Perubahan dan peningkatan kinerja ini, lanjutnya, bukan hanya kerja keras satu orang melainkan kerja bersama.

Ini Pengakuan Bupati Kamelus untuk PDAM Manggarai
pos kupang.com, aris ninu
Bupati Manggarai,Dr.Deno Kamelus,S.H,M.H bersama Sekda Manggarai,Manseltus Mitak,S.H saat acara HUT PDAM Tirta Komodo Manggarai Ke-27 di Sumber Mata Air Wae Rowang,Ruteng.

Laporan Wartawan Pos-Kupang-Com,Aris Ninu

POS-KUPANG-COM-RUTENG--Bupati Manggarai, Dr. Kamelus Deno,S.H,M.H mengapresiasi perubahan yang terjadi di tubuh PDAM Tirta Komodo. Perubahan itu diukur dalam tiga hal yakni terjadi peningkatan dari tahun ke tahun.

Perubahan itu juga terukur dengan statistik yang jelas. Dan perubahan itu lahir dari perencanaan yang terukur. Perencanaan yang baik dan benar akan menghasilkan pelaksanaan program yang terukur. Misalnya, terjadi peningkatan kapasitas produksi, cakupan pelayanan dan kinerja laporan keuangan perusahaan.

Diproyeksikan terjadi peningkatan cakupan pelayanan PDAM dari 43 % di tahun 2018 menjadi 50 % di tahun 2019.

Hal ini sesuai dengan tingkat pertumbuhan penduduk Kabupaten Manggarai yang meningkat 1,5 % tiap tahun yang pada 2018 sebanyak 266.334 jiwa, dalam cakupan wilayah teknis pelayanan PDAM Tirta Komodo di 7 Kecamatan.

 "Siapa bilang tidak ada pembangunan air minum di Manggarai. PDAM adalah bagian dari pembangunan Pemerintah Kabupaten Manggarai, " ujar Bupati Kamelus rilis yang dikirim kepada Pos Kupang Com di Ruteng,Minggu (15/4/2018) siang.

Orang nomor satu di Manggarai ini mengapresiasi peningkatan pelayanan pada PDAM Tirta Komodo Kabupaten Manggarai.

Perubahan dan peningkatan kinerja ini, lanjutnya, bukan hanya kerja keras satu orang melainkan kerja bersama.

"Ini hasil kerja keras manajemen, direktur, pegawai juga jajaran pengawas. Saya yakin mereka bekerja dengan baik ,"tegasnya.

Bukan saja itu,Bupati Kamelus pun membeberkan,kalau dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah melakukan audit terhadap PDAM Tirta Komodo. Hasilnya tingkat kesehatan perusahaan dinyatakan sehat dalam 4 tahun terakhir dengan nilai kinerja meningkat dari 56,7 di tahun 2014 menjadi 64,378 di tahun 2017. Opini atas laporan keuangan PDAM Tirta Komodo WTP atau wajar tanpa pengecualian.

"Kinerja ini yang membuat PDAM Tirta Komodo meraih penghargaan dalam PERPAMSI (Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia) Award tahun 2017 dengan predikat dengan Kategori Pembina Terbaik Kesatu Kabupaten Berpenduduk 200.000-500.000 jiwa.

Pemkab Manggarai juga menerima program hibah APBN dari Pemerintah Pusat sejak tahun 2013 sampai dengan tahun 2019. Program ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan pelayanan air minum perpipaan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan, karena salah satu variabel kemiskinan adalah kualitas air minum yang dikonsumsi masyarakat.

Komitmen Pemda Manggarai itu dalam melaksanakan Program Hibah Air Minum APBN 2015-2019 di antaranya Perda Penyertaan Modal Daerah kepada PDAM Tirta Komodo dari tahun 2016-2019, Pembuatan Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) Kabupaten Manggarai dan ketersediaan potensi air baku, dan penyiapan masyarakat penerima hibah khususnya masyarakat berpenghasilan rendah pada tiap kecamatan dan ibu kota kabupaten. (*)

Baca: PDAM Tirta Komodo Manggarai Tambah 3.500 Sambungan Rumah

Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved