Pilgub NTT

Paket BKH-Litelnoni Gelar Rapat Persiapan

Hal ini disampaikan Sekretaris Tim Koalisi Kebhinekaan, Ferdinandus Leu, ketika dihubungi Pos-Kupang.com, Minggu (1/4/2018).

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Agustinus Sape
POS KUPANG/NOVEMY LEO
Paket Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Benny K Harman dan Benny A Litelnoni (Paket Harmoni) di GOR Kobalete SoE Kabupaten TTS, Sabtu (10/2/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Paket Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Benny K Harman (BKH) - Benny A Litelnoni menggelar rapat persiapan menyongsong debat pasangan calon (paslon) pada 5 April 2018 mendatang.

Persiapan itu menyangkut hal-hal teknis seperti penampilan dan busana saat debat.

Hal ini disampaikan Sekretaris Tim Koalisi Kebhinekaan, Ferdinandus Leu, ketika dihubungi Pos-Kupang.com, Minggu (1/4/2018).

Menurut Ferdinandus, paket BKH-Litelnoni atau paket Harmoni akan menggelar rapat pembahasan menyangkut debat paslon pada Senin (2/4/2018).

"Kami sudah jadwalkan untuk pertemuan dalam membahas hal-hal teknis dalam debat, termasuk busana. Hal lain seperti keberangkatan tim ke Jakarta," kata Ferdinandus.

Dijelaskannya, Paket BKH-Litelnoni telah siap untuk mengikuti debat di Jakarta. Sedangkan soal materi debat dan segmen debat, Ferdinandus yang juga Sekretaris DPD Partai Demokrat ini mengatakan, secara umum Paket Harmoni melihat tema dan segmen debat tidak dipermasalahkan, termasuk soal panelis maupun moderator.

"Kami tidak keberatan dan untuk debat merupakan salah satu rangkaian kegiatan kampanye, karena itu kita tetap ikuti. Apalagi sudah ditetapkan oleh penyelenggara," katanya.

Ditanyai soal harapan tim paslon dalam debat, ia menegaskan, bagi Paket BKH-Litelnoni, momentum debat pilgub bukan debat memilih kepala desa, karena itu masyarakat NTT pasti membutuhkan kualitas debat, yang mana dilihat dari pemaparan visi-misi dan program serta penjabarannya.

"Bagi kami, kualitas paslon akan teruji saat debat nanti. Karena, apa pun yang terjadi saat debat ini, akan jadi referensi bagi masyarakat untuk menentukan pilihan," katanya.

Dia juga mengatakan, debat itu bukan momentum untuk saling menjelekkan ataupun memfitnah antar paslon, apalagi menyerang satu sama lainnya.

"Paslon kami tidak akan serang paslon lain. Kami akan fokus pada pemaparan visi, misi dan program serta memberi tanggapan-tanggapan," ujarnya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved