Tahun Ini Pemkab Lembata tak Biayai Kapal Bagi Peziarah

Pemkab Lembata tidak mengalokasikan biaya untuk membayar kapal motor pengangkut peziarah dari Pelabuhan Lewoleba ke Pelabuhan Larantuka

Tahun Ini Pemkab Lembata tak Biayai Kapal Bagi Peziarah
POS-KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lembata, Karolus Kia Burin (duduk), saat bersama Kadis Kominfo Lembata, Markus Labi Waleng (berdiri). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Pada Hari Raya Paskah 2018 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata tidak mengalokasikan biaya untuk membayar kapal motor yang mengangkut peziarah dari Pelabuhan Lewoleba ke Pelabuhan Larantuka di Kabupaten Flores Timur.

Anggaran yang biasanya digunakan untuk mencarter kapal motor bagi para peziarah yang mengikuti Prosesi Semana Santa di Larantuka, dialihkan untuk membiayai kegiatan paskah di Kabupaten Lembata.

Baca: Panitia Transportasi Laut Semana Santa Usir Kapal yang Tidak Patuhi Tata Tertib

Pengalihan anggaran tersebut, baru dilakukan dalam masa Paskah tahun 2018 ini. Karena pada tahun-tahun sebelumnya, warga yang hendak mengikuti prosesi Semana Santa di Larantuka dipersilahkan menumpang di kapal Lembata Karya. Para peziarah tersebut gratis mengikuti pelayaran tersebut.

Baca: 257 Personil Polri-TNI Dikerahkan Penuh Amankan Prosesi Semana Santa

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lembata, Markus Labi Waleng melalui Sekretaris Dinas (Sekdis), Karolus Kia Burin ketika dihubungi Pos-Kupang.Com, Jumat (30/3/2018).

"Tahun ini pemerintah tidak menyiapkan anggaran untuk memfasilitasi peziarah dari Lewoleba ke Larantuka. Ini tentu beda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana kapal motor yang mengangkut peziarah ke Larantuka, dibayar sepenuhnya oleh pemerintah," tutur Karel Burin.

Karel Burin mengungkapkan itu ketika ditanya apakah pemerintah masih membiayai kapal motor yang mengangkut peziarah ke Larantuka, seperti halnya tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Karel Burin, sebelum liburan Paskah, telah dikeluarkan edaran yang menyebutkan, bahwa selama Hari Raya Paskah, seluruh pegawai terutama yang merayakannya, diharapkan mengikuti kebaktian di gereja masing-masing.

Hari raya ini seluruh aparat sipil negara khususnya yang merayakannya, seyogianya aktif mengikuti semua kegiatan gerejani. Hal tersebut untuk merefleksikan diri sejauhmana kematangan mental untuk melaksanakan tugas sebagai pegawai ASN demi kepentingan daerah ini. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved