Paus Fransiskus: Salib Bukan Benda Hias atau Aksesori Pakaian

Paus Fransiskus mengatakan bahwa simbol agama harus "direnungkan dan dipahami" daripada dikomersialkan sebagai aksesoris yang trendi.

Paus Fransiskus: Salib Bukan Benda Hias atau Aksesori Pakaian
AFP/Tiziana Fabi
Paus Fransiskus 

POS-KUPANG.COM - Dalam pidato terbarunya, Paus Fransiskus telah mengkritik orang-orang yang mengenakan salib sebagai barang-barang fesyen.

Ia melabeli tindakan ini sebagai "penyalahgunaan". Berdasarkan laporan dari The Independent, pidato tersebut disampaikan di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, setelah layanan Angelus minggu.

Pria berusia 81 tahun itu mengatakan bahwa simbol agama harus "direnungkan dan dipahami" daripada dikomersialkan sebagai aksesoris yang trendi.

"Salib bukanlah benda hias atau aksesori pakaian yang kadang-kadang disalahgunakan," ucapnya.

Baca: Paus Fransiskus Membasuh Kaki 12 Tahanan di Penjara Roma, Ada Tiga Orang Non Kristiani

"Citra Yesus yang disalibkan mengungkapkan tindakan kasih yang tertinggi, sumber kehidupan dan keselamatan bagi manusia," ucapnya.

Paus melanjutkan dengan menjelaskan bagaimana salib harus dianggap lebih dari sekadar objek estetika.

Ia mengingatkan tentang makna religiusnya yang kuat dengan menjelaskan apa maknanya bagi dirinya.

"Bagaimana saya melihat salib? Seperti sebuah karya seni, untuk melihat apakah itu indah atau tidak indah? Atau apakah saya melihat ke dalam, di dalam luka-luka Yesus sampai ke hatinya?," paparnya.

Baca: Bupati Sumba Tengah Sebut Tiga Faktor Utama Hambat Pengembangan Potensi Ekonomi Kenekaragaman Hayati

Halaman
12
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved