Pilkada Nagekeo

Server SIAK Terganggu, Ribuan Wajib Pilih di Nagekeo Terancam tidak ikut Pilkada

Hak pilih ribuan wajib pilih tersebut hilang karena tidak terekam akibat gangguan pada server sistem informasi administrasi kependudukan.

Server SIAK Terganggu, Ribuan Wajib Pilih di Nagekeo Terancam tidak ikut Pilkada
POS KUPANG/ADIANA AHMAD
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Nagekeo, Weke Andreas di depan Server SIAK yang sudah berumur tujuh tahun, Selasa (27/3/2018). 

Baca: Angkat Jari Bersama Paslon, ASN Malaka Diperiksa Panwas lalu Bersumpah tak akan Ulangi

"Tapi jawaban terakhir yang kita terima, dana tidak ada. Kami sampaikan lagi ke Pak Penjabat Bupati. Beliau jawab masih diupayakan.

Kalau memang tidak bisa, kami pasrah dan kerja dengan server yang ada.

Jika terganggu atau macet, dan pada akhirnya berdampak pada tidak terakomodirnya hak wajib pilih untuk memilih," demikian Andreas.

Baca: Bocah 13 Tahun ini dapat Ide Gila Saat Bosan di Hari Libur

Ia mengatakan, pengadaan server baru butuhkan dana Rp 150 juta sampai Rp 200 juta.

"Ini kebutuhan mendesak dan bisa berdampak pada data pemilih dalam Pilgub maupun Pilkada," tambah Andreas. (*)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved