Hore! Dinakertrans Buka Pelatihan Las Gratis untuk Warga Kota Kupang

Pemerintah Kota Kupang membuka pelatihan las program peningkatan kualitas dan produktivitas kerja TA 2018, Jumat (23/3/2018).

Hore! Dinakertrans Buka Pelatihan Las Gratis untuk Warga Kota Kupang
POS KUPANG/YENI RACHMAWATI
Para peserta mengikuti pelatihan las di UPT Provinsi, Jumat (23/3/2018). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Yemi Rachmawati

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pemerintah Kota Kupang membuka Pelatihan Las Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Kerja tahun Anggaran 2018, yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kota Kupang, Jumat (23/3/2018).

Ketua Panitia dalam hal ini Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kupang, Ghosa Yohannes mengatakan, masalah ketenagakerjaan merupakan masalah yang menjadi tanggung jawab semua pihak baik pemerintah maupun swasta.

Baca: Uskup Agung Ende, Mgr Vincentius Sensi Potokota Bilang Ende Sepi Tanpa Frateran Ndao, Kenapa?

Baca: KPUD Sumba Timur Gelar Rakor Daftar Pemilih Potensial Non E-KTP

Baca: Wah! Masih Kenakan Seragam, Kapolres Ini Tambal Jalan Berlubang di Depan Pasar Matawai

Persoalan yang dihadapi adalah terbatasnya lapangan pekerjaan dibandingkan dengan pertumbuhan angkatan kerja. Hal ini menyebabkan terjadinyan penggangguran.

Ia menjelaskan, data BPS 2017 berdasarkan angkatan kerja di kota Kupang sebesar 54,03 persen, tingkat pengangguran 7,70 persen lulus SMA/SMK dan perguruan tinggi yang tidak dibekali dengan keterampilan turut memicu berkembangnya angkatan kerja dan pengangguran.

Baca: Pria Ini Ngeliat Ceweknya Selingkuh, Reaksinya Sungguh Tak Terduga!

Baca: Wah! Ga Bisa Bohong, Suara Kita Bisa Jadi Alat Deteksi Kita Selingkuh atau Tidak

Baca: Wanita 36 Tahun Tewas Setelah Berintim dengan Selingkuhannya di Hotel, Pamit Suami Reparasi Hp

Menurutnya, Pemkot Kupang melalui Dinakertrans telah merumuskan beberapa program/ kegiatan yang memiliki manfaat untuk meningkatkan kualitas dan produktifitas kerja serta perluasana kesempatan kerja dengan tujuan mengurangi angka pengangguran.

"Salah satu upaya strategis yang dilakukan adalah menjaring potensi masyarakat yang sudah memiliki keterampilan namun masih bekerja dengan upah yang sangat kecil untuk dididik dan dilatih, dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keahliannya. Peserta juga diberikan sarana dan prasarana untuk berwirausaha sehingga dari proses ini diharapkan menjadi pemantik menumbuhkan enterpreneur atau wirausaha baru yang bisa merekrut tenaga kerja," tuturnya. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved