Selasa, 21 April 2026

Kabar Gembira Buat Pencinta Balap Sepeda, Tour de Flores Kembali Digelar November 2018

Balap sepada jalan raya, Tour de Flores (TdF) melintasi ruas jalanan Pulau Flores kembali digelar tahun 2018.

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/FELIKS JANGGU
Titik jalan yang hendak ditambal di rute Larantuka-Maumere di Kecamatan Titehena, Selasa (27/6/2017). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Euginius Mo'a

POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Balap sepada jalan raya, Tour de Flores (TdF) melintasi ruas jalanan Pulau Flores kembali digelar tahun 2018.

Bila balapan tahun pertama dan kedua diadakan pada pertengahan tahun, maka hajatan tahun ketiga digeser penyelenggaraanya pada November 2018.

Baca: Dipicu Rasa Dendam Membara, Fransiskus Moruk Tewas Dibunuh Gregorius

Baca: Pemerintah Harus Angsur Rp 450 M Pertahun untuk Tebus Utang yang Kini Tembus Rp 4.000 Triliun

"TdF sudah jadi event tahunan semua kabupaten di Pulau Flores. Dalam rapat koordinasi dinas pariwisata se-Proponsi NTT awal Maret di Maumere, disepakati event ini tetap jalan. Event ini jadi branding pariwisata Flores," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka, Drs.Kensius Didimus, kepada pos-kupang.com, Kamis (22/3/2018).

Aksi juara etape  Pertama, Larantuka-Maumere dalam ajang tour de flores
Aksi juara etape Pertama, Larantuka-Maumere dalam ajang tour de flores (Pos Kupang/Egy Moa)

Pergeseran waktu perhelatan ini karena pada pertengahan tahun ini bertepatan agenda politik pemilukda bupati dan Gubernur NTT

Para pebalap memulai balapan pada etape 2, Jumat (20/5).
Para pebalap memulai balapan pada etape 2, Jumat (20/5). (tourdeflores.id)

Rakor dipandu, Kepala Dinas Pariwisata Propinsi NTT, kata Kensius, peserta balapan beralasan dari 20 negara sebanyak 100 pebalap dari 10-15 tim. Rute balapan mengambil start dari Kota Larantuka Pulau Flores bagian timur dan finish di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores bagian barat.

Kensius menambahkan, balapan sepeda jalanan tahun ketiga ini juga memilih finish setiap etape di destinasi wisata di setiap kota.

Pemilihan finish di destinasi ini menurut Kensius, diharapkan bisa mendorong promosi dan kunjungan wisatawan asing dan domestik ke Pulau Flores. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved