Ini Trik yang dilakukan Puskesmas Tarus untuk Hadapi Akreditasi Puskesmas 2018

Menghadapi akreditasi tahun 2018, manajemen Puskesmas Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang berbenah diri.

Penulis: Edy Hayong | Editor: OMDSMY Novemy Leo
Ini Trik yang dilakukan Puskesmas Tarus untuk Hadapi Akreditasi Puskesmas 2018
PK/YON
Drg. Imelda Sudarmadji

Laporan wartawan Pos Kupang.com, Edi Hayon

POS KUPANG.COM, TARUS - Menghadapi akreditasi tahun 2018, manajemen Puskesmas Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang berbenah diri.

Manajemen mempersiapkan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pelayanan baik di dalam ruangan maupun luar ruangan, selain itu dipersiapkan kelengkapan fasilitas pendukung pelayanan kesehatan pada masyarakat.

Baca: Pemkot Kupang Gelar Sosialisasi Sertifikasi Usaha Jasa Hotel

Baca: Ingin Balas Dendam Karena Diselingkuhi Pacar? Ikuti Cara yang Dilakukan Pria Asal Inggris Ini!

Baca: Wanita 36 Tahun Tewas Setelah Berintim dengan Selingkuhannya di Hotel, Pamit Suami Reparasi Hp

Intinya, akreditasi ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan lebih bermutu kepada warga. Kepala Puskesmas Tarus, Drg. Imelda Sudarmadji, kepada Pos Kupang, Rabu (14/3/2018) menjelaskan, saat ini manajemen Puskesmas Tarus sedang mempersiapkan segala sesuatunya dalam menghadapi kegiatan akreditasi.

Namun, di tengah kesibukan mempersiapkan itu, tidak mengabaikan pelayanan prima kepada masyarakat yang datang berobat.

Pada tahun 2018 ini, ada 11 puskesmas yang diusulkan pemerintah Kabupaten Kupang untuk mengikuti akreditasi.

Baca: Saat Perempuan Menangis Jangan Ditanya, Nanti Dia Semakin Menjadi, Kenapa?

Baca: Perempuan Itu Benar-benar Aneh, Coba Baca Fakta Ini dan Anda Pasti Menyetujuinya

Baca: Ayah Mertua Diserang Keluarga Pengantin Perempuan Di Panggung Karena Lakukan Tindakan Pelecehan

Pada akhir tahun 2017 lalu, ada 4 puskesmas sudah lebih dahulu mengikuti akreditasi yakni, Puskesmas Baun, Oesao, Takari dan Batakte, sementara 4 puskesmas lain tengah menunggu hasilnya.

"Kami juga menjadi salah satu puskesmas yang siap diakreditasi bersama 10 puskesmas lainnya. Hal yang dipersiapkan berupa dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pelayanan baik itu dalam gedung maupun di luar gedung. Sebenarnya yang mau kita dokumenkan ini sudah kita laksanakan tiap hari tetapi kadang dalam pelaksanaan kadang kita tidak buat, contohnya, kegiatan berlangsung tidak ada foto, tidak ada daftar hadir, pokoknya tidak lengkap," kata Imelda.

"Ini yang nanti kita dinilai. Selain dokumen, kelengkapan fasilitas yang ada dalam puskesmas berupa alat kesehatan akan dilihat lengkap tidak,media komunikasi dengan masyarakat berupa poster, lembar balik,kotak saran ada tidak, lalu fisik gedung itu sendiri layak tidak untuk dijadikan fasilitas kesehatan," jelas Imelda. (*)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved