Napi Tewas di Lapas

Napi Tewas di Lapas Lembata, Lima Sipir Jadi Tersangka, Diperiksa Polisi

Lima petugas Lembaga Pemasyarakatan Lembata (Lapas) Kelas III Lembata, diperiksa penyidik Polres Lembata, Kamis (8/3/2018).

Napi Tewas di Lapas Lembata, Lima Sipir Jadi Tersangka, Diperiksa Polisi
POS KUPANG/FRANS KROWIN
Kepala Lapas Kelas III Lembata, Andy Mulyadi (kanan) menghubungi keluarga Pati Leu di Kedang, Rabu (20/12/2017). 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA - Lima petugas Lembaga Pemasyarakatan Lembata (Lapas) Kelas III Lembata, diperiksa penyidik Polres Lembata, terkait kematian napi Pati Leu, Kamis (8/3/2018).

Pemeriksaan itu setelah mereka dinyatakan sebagai tersangka kasus kematian Pati Leu yang saat ini sedang menjalani masa pembinaan di lapas tersebut.

Baca: Pedagang di Lembata Heran, Telur yang Mereka Jual isinya Ternyata Seperti Ini

Baca: Warga Lembata Heran, Karena Telur yang mereka Beli Berisi Hal ini

Baca: Patani di Kabupaten Lembata Menangis dan Sangat Sedih, Kenapa Ya?

Baca: Danrem 161 Wirasakti Kupang, Brigjen Teguh Muji, Minta Prajurid Hormati Adatt Istiadat, Kenapa?

Pati Leu merupakan narapidana (napi) kasus penadahan sepeda motor curian. Pati Leu telah ditemukan telah menjadi mayat d kamar mandi para napi Lapas Lembata. Saat ditemukan, korban dalam kondisi sangat mengenaskan. Tubuhnya bersimbah darah dengan lidah terjulur. Korban ditemukan telah menjadi mayat pada 20 Desember 2017 silam.

Dalam kasus tersebut polisi telah menetapkan sembilan tersangka. Dari jumlah tersangka itu, lima di antaranya diperiksa peyidik Polres Lembata, Kamis (8/3/2018).

Baca: Saat Perempuan Menangis Jangan Ditanya, Nanti Dia Semakin Menjadi, Kenapa?

Halaman
123
Penulis: Frans Krowin
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved