Bupati Instruksikan Semua PNS Kerja Bakti
Kerja bakti tersebut dalam rangka mengenang Statemen 7 Maret 1954. Statemen itu merupakan tonggak sejarah bagi Lembata.
Penulis: Frans Krowin | Editor: Rosalina Woso
Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin
POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA-- Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur menginstruksikan semua pegawai negeri sipil (PNS) pada lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata untuk kerja bakti pada Rabu (7/3/2018) pagi.
Kerja bakti tersebut dalam rangka mengenang Statemen 7 Maret 1954. Statemen itu merupakan tonggak sejarah bagi Lembata.
Baca: Bikin Sedih! Anak Pertama Omesh Ananda Ngadu ke Ibu Guru Kalau Ayahnya Jarang Pulang
Karena pada saat itu beberapa tokoh masyarakat di antaranya Gute Beteleneng dan Muhammad Sarabiti menyatakan sepakat untuk berjuang menjadikan Lembata sebagai daerah otonom, Lembata yang mandiri, berdiri di atas kaki sendiri, lepas dari Kabupaten Induk, Flores Timur.
"Pagi ini seluruh PNS bersama anak-anak sekolah dan masyarakat untuk kerja bakti membersihkan ruas jalan negara, Jalan Trans Lembata. Kerja bakti ini untuk mengenang Statemen 7 Maret 1954," ujar Mustan Boli Paokuma.
Kepala Bidang (Kabid Mutasi) pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lembata, Rabu (7/3/2018).
Saat itu Mustan dan beberapa pegawai sedang memotong rumput di depan SMP St. Theresia-Lamahora. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/mustan-boli-paokuma_20180307_095644.jpg)