Mengapa Krisis Air Warga Desa Otan Kok Sekarang Bisa Terpenuhi

warga khususnya di Desa Otan, Kecamatan Semau telah memiliki satu unit sumur bor dan sudah digunakan.

Mengapa Krisis Air Warga Desa Otan Kok Sekarang Bisa Terpenuhi
pos kupang.com/edi hayon
Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Yosep Lede (keempat dari kiri) ketika meresmikan penggunaan sumur bor di Desa Otan, Kecamatan Semau, beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawam Pos Kupang.Com, Edi Hayon

POS KUPANG.COM, OELAMASI - Warga masyarakat Desa Otan, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang yang selama ini mengalami krisis air bersih kini sudah terobati.

Pasalnya, warga mendapatkan bantuan sumur bor dari pemerintah Kabupaten Kupang dan ditandai dengan peresmian penggunaan oleh Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Yosep Lede ketika mengikuti Musrenbang Kecamatan beberapa waktu lalu.

Yosep Lede kepada Pos Kupang, Senin (5/3/2018) menuturkan, selama ini masyarakat di wilayah Semau kesulitan air bersih. Warga terpaksa mencari air dengan menempuh jarak yang cukup jauh sehingga kalangan dewan bersama Pemerintah Kabupaten Kupang berupaya agar bisa menghadirkan sumur bor.

Saat ini, katanya, warga khususnya di Desa Otan, Kecamatan Semau telah memiliki satu unit sumur bor dan sudah digunakan.

"Waktu kegiatan Musrenbang kecamatan, saya sudah resmikan dengan membuka kran air sumur bor. Masyarakat sangat gembira karena selama ini mereka sangat kesulitan air bersih sudah bisa terobati. Saya kira dengan adanya air bersih yang melimpah maka ekonomi keluarga juga turut naik melalui sektor pertanian," tutur Lede.

Baca: Mau Tahu Kelanjutan Perkara Dua Tersangka Pencurian Karpet Embung Kalembi Lawung?

Politisi Partai Gerindra ini menambahkan,bantuan sumur bor oleh pemerintah Kabupaten Kupang ini melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2017 itu juga airnya dialiri sampai pemukiman warga. Masyarakat sangat senang karena selama ini masyarakat desa Otan hanya menggunakan air asin untuk keperluan lain selain dikonsumsi.

"Sumur bor merupakan berkat dari Tuhan untuk desa Otan yang di titipkan melalui DPRD Kabupaten kupang. Sumur bor yang di resmikan itu sebenarnya berada di lokasi pasar Desa Otan namun atas pertimbangan bersama warga bahwa di pemukiman warga sangat membutuhkan air bersih makanya lokasi sumur bor dipindahkan. Kehadiran air sumur bor tersebut merupakan suatu buktinyata jika di Desa Otan tidak semua sumur adalah air asin walau pun lokasi sumur bor jauh dari pemukiman," tambahnya.

Baca: Sebaiknya Dengar Tubuh Sendiri, Sebelum Minum 8 Gelas Sehari, Dampaknya Begini

Camat Semau, Jhoni Ukat atas nama masyarakat Desa Otan mengatakan sangat bersyukur kepada pemerintah dan terutama kepada DPRD yang telah menjawab aspirasi mayarakat khususnya untuk air bersih.

Jhoni menambahkan warga desa Otan sebagian besar memiliki sumur air namun air yang ada merupakan air asin. Air yang digunakan untuk komsumsi masih sangat jauh sehingga dengan adanya sumur bor ini sangat membantu masyarakat. Jhoni juga mengharapkan agar ke depan DPRD dan pemerintah daerah tidak lagi meresmikan sumur bor di tengah hutan namun bisa meresmikan di rumah warga.

"Dengan kehadiran sumur bor sebagai kebutuhan utama air bersih di Desa Otan maka diharapkan dapat terus meningkatkan kebutuhan serta ekonomi keluarga melalui sektor pertanian," ujar Jhoni.(*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved