Forum Guru Kota Kupang Temui DPRD NTT, Ini Keluhan Mereka

masalah ijazah itu dialami hampir semua alumni Undana dan khusus untuk guru maka sangat berpengaruh.

Forum Guru Kota Kupang Temui DPRD NTT, Ini Keluhan Mereka
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Forum Guru Kota Kupang saat tatap muka dengan Pimpinan dan anggota Komisi V DPRD NTT di ruang rapat komisi setempat, Selasa (6/3/2018). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Oby Lewanmeru

POS KUPANG.COM, KUPANG - Puluhan guru SMA dan SMK berstatus guru honor dan ASN yang tergabung dalam Forum Guru Kota Kupang mendatangi Komisi V DPRD NTT.

Para guru honor mengadu tentang SK dari Provinisi NTT ketika pengalihan kewenangan dari Kota Kupang ke Provinsi NTT yang sampai saat ini belum jelas.
Para guru ini menemui Komisi V DPRD NTT pada Selasa (6/3/2018).

Mereka dipimpin Ketua Forum Guru Kota Kupang, Petrus Blegur. Mereka langsung masuk ke ruang rapat Komisi V dan diterima oleh Wakil Ketua Komisi V, Ir.M.Ansor, Sekretaris, Ismail J Samau, Alex Ena dan Anwar Hajral.

Baca: Wow, Ada 18.414 Warga Sumba Timur Penganut Marapu, Tapi Tak Diakui Dalam KTP

Mereka melakukan dialog yang dipandu oleh Sekretaris Komisi V DPRD, Ismail J Samau.

Saat pertemuan itu para guru mengatakan, sampai saat ini ada beberapa masalah yang dialami guru-guru seperti uang makan, tunjangan sertifikasi, tunjangan beras, dana kesra dan juga masalah tenaga honor, baik honor komite, honor yayasan dan juga honor kategori K2.

Mereka juga menyinggung soal SK guru honor yang sebelum pengalihan ke provinsi para guru honor mengantongi SK dari sekolah dan ada juga dari walikota.

Namun, setelah pengalihan ke provinsi, guru-guru honor harus mendapat SK dari gubernur.

Baca: Barthol Bilang Perempuan Harus Berkomitmen Bangun NTT, Ini Kata Lusia Lebu Raya

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved