Polisi Usut Penyandang Dana dan 'Master Mind' Muslim Cyber Army

Polisi akan menindaklanjuti sindikat tersebut hingga berhasil menangkap penyandang dana MCA.

Polisi Usut Penyandang Dana dan 'Master Mind' Muslim Cyber Army
KOMPAS.COM/MAULANA MAHARDHIKA
Pelaku penyebaran isu provokatif dan ujaran kebencian yang terorganisir dengan nama The Family Muslim Cyber Army saat rilis di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (28/02/2018). Modus kelompok tersebut ialah menyebar ujaran kebencian dan konten berbau SARA, MCA juga menyebarkan konten berisi virus kepada pihak tertentu yang bisa merusak perangkat si penerima. 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto mengapresiasi kerja kepolisian yang berhasil membongkar sindikat penyebar isu-isu provokatif The Family Muslim Cyber Army (MCA).

Meski demikian, ia memastikan, kerja kepolisian tidak akan berhenti di situ.

Polisi akan menindaklanjuti sindikat tersebut hingga berhasil menangkap penyandang dana MCA.

"Kejahatan siapa pun yang membantu dengan cara apa pun ada hukum yang memproses," ujarnya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (2/3/2018).

Baca: Polri Ungkap Muslim Cyber Army Sindikat Penyebar Isu Provokatif

Mantan Panglima Angkatan Bersenjata RI itu melanjutkan, "Apakah bantuan itu dukungan, penyandang dana, yang ngomporin, master mind-nya, itu akan diusut tuntas."

Menurut Wiranto, penyebaran isu-isu provokatif seperti yang diakukan oleh MCA akan mengganggu kehidupan masyarakat.

Karena itu, ia menilai perlu ada tindakan yang tegas dari kepolisian.

Tindakan tegas kepolisian, ucap dia, bukanlah bentuk dari kesewenang-wenangan aparat penegak hukum kepada masyarakat, tetapi bentuk penegakan hukum.

Baca: 14 Anggota Grup Muslim Cyber Army Ditangkap Polisi

Halaman
12
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved