Ibu Adelina Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Anaknya

saya minta hukum para pelaku dengan gajaran hukum yang setimpal. Saya berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap semua pelakunya

Ibu Adelina Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Anaknya
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
MENANGIS - Keluarga menangis saat jenazah Adelina Sau tiba di Terminal Kargo Bandara El Tari Kupang, Sabtu (17/2/2018) 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Dion Kota

POS KUPANG.COM, SOE - Yohana Banunaek (50) ibu kandung Alrm. Adelina Sau korban perdagangan manusia yang tewas dianiaya majikannya di Malaysia meminta pihak kepolisian segera menuntaskan kasus tersebut. Dirinya berharap, para pelaku bisa mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya.

Hal ini diungkapkan Yohana saat ditemui pos kupang, Kamis ( 1/3/2018) di kantor bupati TTS. Dirinya mengaku senang karena tiga pelaku perekrut anaknya telah diamankan dan ditahan di sel Polres TTS. Dirinya berharap ketiga pelaku tersebut bisa diganjar dengan hukuman yang setimpal.

" Saya minta hukum para pelaku dengan gajaran hukum yang setimpal. Saya berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap semua pelakunya sehingga proses hukumnya bisa secepatnya dituntaskan," pintanya.

Terkait hak-hak Alrm. Adelina selama menjadi TKW di luar negeri, Yohana mengaku gaji Alrm Adelina sudah ditransfer ke rekeningnya. Uang tersebut direncanakan akan digunakan untuk membangun makam Alrm. Adelina, membangun rumah orang tua Alrm. Adelina dan untuk membiayai perayaan syukuran 40 hari dan 100 meninggalnya Adelina.

" Gaji Alrm. Adelina selama bekerja di Malaysia sudah ditranfer ke rekening saya senilai 217 juta lebih. Uang ini akan kami gunakan untuk membuat makam Alrm. Adelina agar lebih baik. Saya juga mau membangun rumah kami agar lebih baik sisanya kita biayai syukuran 40 dan 100 hari meninggalnya Adelina. Semoga saat ini Adelina sudah berbahagia di dalam kerajaan surga," ungkap Yohana yang saat itu didampingi kakak Alrm. Adelina, Marsel Sau.
Yohana hari itu diundang khusus kementerian Ketenagakerjaan yang sedang berkunjung ke Kabupaten TTS dalam rangka peresmian kegiatan Desa Migrasi Produktif. Kasubdid Penempatan, Kementerian Ketenagakerjaan RI, Edy Pujimulyono menegaskan, pemerintah akan memastikan segala hak-hak Adelina dipenuhi dengan baik. Dirinya mengaku saat ini tengah berkomunikasi dengan BP3TKI dan KBRI di Malaysia untuk mengurus segala hak-hak Adelina yang belum dipenuhi.

Baca: Soal TKI DPRD NTT Minta Perlu Ada Penyadaran Bagi Masyarakat

Selain itu, dirinya mengatakan, pemerintah tetap mengawal proses hukum terkait meninggalnya Adelina di Malaysia.

" Kita jamin segala hak-hak Adelina akan diberikan. Selain itu, kita juga akan memantau proses hukum yang menjerat para pelaku perdagangan manusia dan majikan Adelina di Malaysia hingga selesai. Kita berharap para pelaku bisa mendapat hukuman yang setimpal," pungkasnya.

Sementara itu, Bupati TTS, Ir.Paul Mella mengharapkan kasus Adelina menjadi kasus terkait. Dirinya mengaku mengaku sedih sekaligus menyesal dengan kejadian yang dialami Adelina. Dirinya berharap hal tersebut bisa menjadi pelajaran bagi warga TTS lainnya yang berkeinginan bekerja di luar negeri.

Baca: Gaji Adelina Digunakan untuk Membangun Makam

" Pemerintah tidak melarang jika ada masyarakat yang mau bekerja di luar negeri. Tetapi harus berangkat secara prosedural. Hal ini agar memastikan tenaga kerja memiliki keterampilan, pengetahuan tentang negara tujuan serta mendapat perlindungan hukum selama bekerja di luar negeri," ungkapnya.

Pantauan pos kupang, Yohana Banunaek didampingi kakak kandung Adelina, Marsel Sau dan beberapa kerabat dekat lainnya bertemu dengan pihak kementerian ketenagakerjaan dan Bupati Mella di ruang kerja bupati TTS. Dalam pertemuan tersebut, kementerian Ketenagakerjaan juga memberikan bantuan untuk keluarga Adelina dan desa Abi. (*).

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved