VIDEO: Pisang Membusuk Akibat Tidak Beroperasinya Feri di Labuan Bajo

Sejumlah komoditi dari Flores, khususnya buah-buahan, membusuk di dalam mobil truk atau ekspedisi.

POS-KUPANG.COM |LABUAN BAJO - Sudah sepekan, kapal feri dari Labuan Bajo ke Sape dan sebaliknya tidak beroperasi karena cuaca buruk.

Akibatnya, sejumlah komoditi dari Flores, khususnya buah-buahan, membusuk di dalam mobil truk atau ekspedisi.

Antara lain pisang, mangga, alpukat dan beberapa jenis komoditi pertanian.

Sekitar 30 unit truk antre di kawasan Dermaga Labuan Bajo, menunggu beroperasi kembalinya kapal feri.

Namun sebagian besar truk sudah berangkat lewat kapal roro Nila Sejahtera dari Labuan Bajo ke Surabaya, Selasa (30/1/2018).

Truk yang berangkat dari Labuan Bajo itu, tiba dari berbagai daerah di Pulau Flores dan hendak ke Pulau Jawa lewat jalur darat sehingga harus menyeberang menggunakan kapal feri.

"Saya uda delapan hari di sini menunggu kapal feri jalan. Mobil saya mengangkut enam ton mangga dari Riung. Sekitar tiga tonnya sudah busuk. Kemarin (Selasa, Red) sebagiannya sudah saya titip muat lewat Kapal Nila Sejahtera ke Surabaya," kata salah satu sopir, Suryo, saat ditemui di kawasan Dermaga Feri Labuan Bajo, Rabu (31/1/2018).

Di sampaikannya, jumlah kendaraan yang diangkut oleh kapal roro pada Selasa itu sangat banyak sehingga padat.

"Saya tidak berhasil mendapatkan tiket kapal itu makanya saya tidak bisa berangkat. Saya hanya menitipkan sebagian mangga lewat mobil fuso yang berangkat menggunakan kapal tersebut," kata Suryo.

Hal senda disampaikan oleh Selamat. Dirinya kata dia membantu pemilik mobil untuk menjual pisang-pisang yang sudah masak di kawasan dermaga itu.

Halaman
12
Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved