Telat Datang Sekolah, Siswa 'Belajar' dari Luar Pagar

Pemandangan siswa/i yang terlambat datang sekolah lalu duduk di sisi pagar sekolah atau emparan rumah dan kios warga, sudah biasa.

Penulis: Eugenius Moa | Editor: OMDSMY Novemy Leo
Pos Kupang/eginius mo’a
Siswi SMAN 1 Maumere di Pulau Flores duduk di bekas posko pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sikka di Jalan Mawar, Kota Maumere, Pulau Flores, Senin (26/2/2018). 

Laporan wartawan  POS-KUPANG.COM, Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM, MAUMERE -  Pemandangan siswa/i yang terlambat datang sekolah lalu duduk di sisi pagar sekolah atau emparan rumah dan kios warga di sekitar sekolah, sudah biasa.

Hal ini hampir terjadi di sekolah-sekolah Menengah Atas (SMA)  atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Maumere. Saat mereka telat datang, maka mereka tidak diijinkan masuk ke sekolah dan kelas. Akhirnya, teman-temanya berada di  dalam ruang-ruang kelas mengikuti  pelajaran,  dan mereka yang terlambat hanya bisa duduk disisi pagar sekolah atau  emparan rumah dan kios warga  di sekitar sekolah.

Seperti yang terjadi di  SMAN  1 Kupang, di Jalan Mawar, Kelurahan  Madawat, Kecamatan  Alok Barat, Kabupaten Sikka. Setiap pagi  siswa/i  telat  datang sekolah  ‘mengikuti’ pelajaran  dari  pagar  atau duduk  di emperan  rumah  warga dan kios.  Berapa  siswi menggunakan bekas bangunan posko salah satu pasangan calon bupati dan wabup Sikka disisi  timur sekolah.

Kejadian serupa sebelumnya  bisa disaksikan di Jalan  Soekarno Hatta,  kompleks SMAK  dan  SMK  St.  Gabriel Maumere.  Para siswa  yang   telat sekolah memanfaatkan emperan kios  duduk bergerombol  cerita dan merokok. (*)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved