Telat Datang Sekolah, Siswa 'Belajar' dari Luar Pagar
Pemandangan siswa/i yang terlambat datang sekolah lalu duduk di sisi pagar sekolah atau emparan rumah dan kios warga, sudah biasa.
Penulis: Eugenius Moa | Editor: OMDSMY Novemy Leo
Laporan wartawan POS-KUPANG.COM, Eginius Mo’a
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Pemandangan siswa/i yang terlambat datang sekolah lalu duduk di sisi pagar sekolah atau emparan rumah dan kios warga di sekitar sekolah, sudah biasa.
Hal ini hampir terjadi di sekolah-sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Maumere. Saat mereka telat datang, maka mereka tidak diijinkan masuk ke sekolah dan kelas. Akhirnya, teman-temanya berada di dalam ruang-ruang kelas mengikuti pelajaran, dan mereka yang terlambat hanya bisa duduk disisi pagar sekolah atau emparan rumah dan kios warga di sekitar sekolah.
Seperti yang terjadi di SMAN 1 Kupang, di Jalan Mawar, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka. Setiap pagi siswa/i telat datang sekolah ‘mengikuti’ pelajaran dari pagar atau duduk di emperan rumah warga dan kios. Berapa siswi menggunakan bekas bangunan posko salah satu pasangan calon bupati dan wabup Sikka disisi timur sekolah.
Kejadian serupa sebelumnya bisa disaksikan di Jalan Soekarno Hatta, kompleks SMAK dan SMK St. Gabriel Maumere. Para siswa yang telat sekolah memanfaatkan emperan kios duduk bergerombol cerita dan merokok. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/jalan-di-maumere1_20180226_114054.jpg)