Wah Wakil Ketua KPK Saut Baca Puisi Lalu Minta Diiringi Musik Sasando Asal NTT

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang membacakan puisi yang intinya menggugah para pemimpin untuk menghindari korupsi.

Wah Wakil Ketua KPK Saut Baca Puisi Lalu Minta Diiringi Musik Sasando Asal NTT
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
SASANDO--Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang bersama Julia Manafe saat hendak membawakan puisi diiringi musik Sasando di Taman Dedari Sikumana Kupang, Jumat (23/2/2018) 

 POS-KUPANG.COM, KUPANG - Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang membacakan puisi yang intinya menggugah para pemimpin untuk menghindari korupsi.

Sebelum mengakhiri pembacaan puisi itu, Saut meminta Julia Manafe (12) untuk mengiringnya dengan musik Sasando. Lagu pun ditentukan Saut Situmorang, yakni lagu Bolelebo.

Nampak petikan Julia turut memberi suansana di Taman Dedari Sikumana pada Jumat (23/2/2018) itu khusuk sambil mendengar alunan musik Sasando.

"Untuk kegiatan ini,saya hanya siapkan diri dua hari. Sedangkan untuk bisa main musik ini, saya latihan sendiri di rumah," kata Julia, siswi Kelas VII SMPN 2 Kupang ini. Selain Julia, ada juga salah satu pemain sasando, Safa Gytha, siswi Sekolah Dian Harapan (SDH) Kupang.

Taman Dedari Sikumana saat itu menjadi lokasi kegiatan Road Show Puisi Menolak Korupsi (PMK) ke -50. Kota Kupang menjadi tempat road show mulai tanggal 23-24 Februari 2018.

Road Show dihadiri Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore, Kapolres Kupang Kota, AKBP. Anthon CN. Hadir pula Koordinator PMK, Mezra E Pellondou dan dr.Sahadewa dan beberapa pencinta puisi.

Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore mengatakan, dirinya pernah protes terhadap KPK.
"Waktu itu saya bilang yang korupsi banyak tapi yang KPK tangkap sedikit. Kemudian saya ditegur dan bicara yang lain saja," kata Jefri.

Dia mengakui, menjadi anggota DPR RI dua periode, dirinya hanya hidup sederhana. Bahkan, dirinya mengetahui, kalau Kota Kupang masuk rangking satu korupsi.

"Setelah saya jadi Walikota, saya sudah komitmen jadikan kota ini bersih dari korupsi. Kita sudah buat MoU dengan KPK," katanya.

Dikatakan, perlu ada keterbukaan dan transparansi sehingga tidak ada yang tersembunyi. Oleh karena itu dirinya memerintahkan semua informasi proyek dan prosesnya dilakukan secara terbuka.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved