BEM FKIP Undana Kupang Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Desain Grafis

pelatihan ini khusus bagi peserta delegasi dari program studi. Di FKIP Undana ada 18 program studi dan yang hadir minimal 6 orang.

BEM FKIP Undana Kupang Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Desain Grafis
POS KUPANG.COM/GORDI DONOFAN
Mahasiswa saat mengikuti pelatihan jurnalistik di Aula FKIP Undana, Sabtu (24/2/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Gordi Donofan

POS KUPANG. COM | KUPANG - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Undana Kupang menggelar pelatihan jurnalistik dan desain grafis. Kegiatan pelatihan diikuti ratusan mahasisiwa FKIP.

Pelatihan yang digelar di Aula FKIP Undana Kupang menghadirkan dua narasumber yaitu Manajer Produksi Pos Kupang, Bebet Hidayat dan Wartawan Timex, Kristo.

Ketua BLM FKIP Undana, Anjuklin Kamlasi, mengucapkan terima kasih atas partisipasi para mahasiswa dan juga para narasumber.

Ia mengharapkan agar para mahasiswa mengikuti pelatihan dan menerima materi dengan baik. Supaya bisa dipraktekan.

Pembantu Dekan III, Melkisedek Taneo, mengatakan, pelatihan ini khusus bagi peserta delegasi dari program studi. Di FKIP Undana ada 18 program studi dan yang hadir minimal 6 orang.

Yang hadir saat ini ada sekitar 125 orang yang harys hadir pagi ini.

Kegiatan ini kita rancang dan untuk berbagi ilmu tentang ilmu jurnalistik.

"Kita kuliah di FKIP tidak secara tertulis dan ada mata kuliah jurnalis dan desain grafis. Dan kenapa kita lakukan kegiatan secara kasat mata ada kenyataan yang kita alami. Ada orang hebat disana kalau mereka studinya itu di jurusan A tetapi setelah kuliah mendapat pekerjaan sebagai wartawan. Ada keunggulan ganda atau keterampilan ganda," ungkap Melkisedek.

Dr. Melki mengatakan, proses ini ada peluang-peluang ada menjadi ketrampilan ganda. Ada kenyataan juga yang tidak bisa dipungkiri yang selesi jadi wartawan.

"Itu harus kita lakukan itu. Kawan-kawan dan dinamika berbagai berbangsa dan bernegar ini tidak semua orang mengkomunikasikan dinamika itu.

Hanya orang itu yang bisa menyampaikan tentang fakta sosial dan berbagai dinamika dimasyarakat," jelasnya.

Ia mengatakan, kegiatan ini jangan memandang tidak ada matakuliah. Tapi nilai urgensi yang nanti memberi nilai tambah saat ini bahkan setelah tamat kuliah.

"Miininaml ada pengetahuan yang diperoleh bagaimana jurnalis dan desain grafis. Semoga ada niat ke dunia jurnalis dan desain grafis," jelasnya.

Pantauan Pos Kupang, para mahasiswa tampak fokus saat menyimak materi. Para mahasiswa tampak membuka laptop untuk ikut pelatihan. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved